Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Peringatan Mendesak: Risiko Banjir Rutin Karena Kenaikan Permukaan Laut Mendekat

Sains
Iklim dan Lingkungan
InterestingEngineering InterestingEngineering
07 Okt 2025
121 dibaca
2 menit
Peringatan Mendesak: Risiko Banjir Rutin Karena Kenaikan Permukaan Laut Mendekat

Rangkuman 15 Detik

Peningkatan permukaan laut mengancam lebih dari 100 juta bangunan di negara-negara Global South.
Tindakan cepat untuk mengurangi emisi bahan bakar fosil sangat penting untuk mengurangi risiko banjir.
Perencanaan adaptasi yang baik akan membantu komunitas pesisir untuk bertahan di tengah tantangan perubahan iklim.
Sebuah studi baru dari Universitas McGill Kanada mengungkap risiko besar yang dihadapi wilayah Global Selatan jika emisi bahan bakar fosil tidak segera dikurangi. Studi ini memfokuskan pada bangunan di wilayah pesisir yang rawan terkena banjir akibat kenaikan permukaan laut selama beberapa abad ke depan. Hasilnya memperingatkan bahwa kerusakan infrastruktur akan sangat masif jika emisi terus meningkat. Tim peneliti menggunakan data elevasi dan citra satelit untuk melakukan analisis satu per satu bangunan di wilayah Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Tengah serta Selatan. Analisis ini menunjukkan bahwa risiko banjir meningkat seiring kenaikan permukaan laut dari setengah meter hingga 20 meter, dengan yang terburuk dapat menenggelamkan hingga 100 juta bangunan. Meski kenaikan permukaan laut sudah pasti terjadi, bahkan dalam skenario pemotongan emisi terbaik sekalipun, tetap ada ancaman inundasi terhadap jutaan bangunan. Dalam skenario buruk, kenaikan lima meter atau lebih dapat terjadi dalam beberapa abad, sehingga banyak komunitas pesisir yang sangat rentan dan padat penduduk harus menghadapi risiko besar terhadap rumah mereka dan tempat kerja mereka. Selain dampak langsung pada komunitas lokal, penyebab dan dampak kenaikan permukaan laut juga memiliki efek riak yang luas ke perekonomian dan sistem pangan global, karena banyak infrastruktur penting seperti pelabuhan berada di kawasan pesisir. Oleh karena itu, gangguan dapat berdampak pada seluruh dunia secara ekonomi dan sosial. Penelitian ini juga menyediakan peta interaktif yang dapat diakses oleh para perencana kota dan pembuat kebijakan untuk membantu merencanakan adaptasi iklim secara lebih baik, termasuk membangun infrastruktur pelindung dan mengatur ulang tata guna lahan. Para peneliti menekankan pentingnya kesiapan dan perencanaan sejak dini untuk mengurangi dampak buruk akibat kenaikan permukaan laut.

Analisis Ahli

Prof. Natalya Gomez
Kenaikan permukaan laut akan terus berlanjut selama emisi tidak dikendalikan, dan dampaknya sudah mulai dirasakan komunitas pesisir.
Prof. Jeff Cardile
Banyak negara pesisir sangat rentan karena kombinasi topografi dan penempatan bangunan yang tidak ideal terhadap risiko banjir.
Maya Willard-Stepan
Sepenting apapun pengendalian emisi, komunitas pesisir harus mulai merencanakan adaptasi agar bisa bertahan dan berkembang.