Lenskart dan Wakefit Dapat Lampu Hijau SEBI untuk IPO, Siap Ekspansi Bisnis
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
07 Okt 2025
263 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Lenskart dan Wakefit telah mendapatkan persetujuan SEBI untuk meluncurkan IPO.
Lenskart berencana untuk menggunakan dana IPO untuk ekspansi dan peningkatan teknologi.
Wakefit mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan meskipun masih mengalami kerugian.
Lenskart Solutions dan Wakefit Innovations telah mendapatkan persetujuan dari Securities and Exchange Board of India (SEBI) untuk melaksanakan penawaran umum perdana saham atau IPO. Lenskart, yang bergerak di bidang penjualan kacamata, mengajukan permohonan IPO pertama kali pada Juli 2025 dengan target pengumpulan dana sebesar Rs21,5 miliar. Di sisi lain, Wakefit yang dikenal dengan produk kasur dan furniturnya mengajukan IPO pada Juni 2025 dengan target dana Rs4,68 miliar. Kedua perusahaan ini berencana menggunakan hasil IPO untuk memperbesar jaringan toko dan meningkatkan teknologi serta pemasaran mereka.
Lenskart akan menggabungkan penerbitan saham baru dengan penawaran untuk penjualan saham oleh para promotor dan investor awal, dengan total saham yang akan dijual mencapai 132,2 juta lembar. Para pemegang saham yang menjual saham di antaranya adalah SoftBank’s SVF II Lightbulb, Schroders Capital, Macritchie Investments, dan Alpha Wave Ventures, serta para pendiri Lenskart sendiri. Dana yang terkumpul dari IPO ini akan digunakan untuk membuka toko baru, memperbaiki teknologi, dan kemungkinan melakukan akuisisi strategis agar perusahaan semakin berkembang.
Financial performance Lenskart pada tahun fiskal 2025 menunjukkan pertumbuhan yang baik, dengan pendapatan operasi mencapai Rs66,52 miliar, naik dari Rs54,27 miliar di tahun sebelumnya. Selain itu, perusahaan berhasil kembali mencatat keuntungan bersih sebesar Rs2,97 miliar, setelah mengalami kerugian sebesar Rs100 juta di tahun sebelumnya. Hal ini menandakan perbaikan kinerja yang signifikan dan menunjukkan potensi pertumbuhan perusahaan yang kuat.
Sementara itu, Wakefit yang fokus pada produk kasur, tempat tidur, dan furnitur rumah mengalokasikan dana Rp820 juta untuk membuka 118 toko baru, Rs1,45 miliar untuk pembayaran sewa toko yang sudah ada, dan Rs154 juta untuk pembelian peralatan. Selain itu, perusahaan akan menginvestasikan Rs1,08 miliar untuk memperkuat kegiatan iklan dan pemasaran. Walaupun mengalami kerugian bersih Rp88 juta pada sembilan bulan pertama fiskal 2025, income Wakefit terus meningkat, menunjukkan usaha menuju profitabilitas yang lebih baik.
Dalam skema IPO ini, beberapa investor utama Wakefit seperti Peak XV Partners, Verlinvest, dan Investcorp Funds juga berpartisipasi dalam penjualan saham. Kedua IPO ini dipercayai akan menjadi peluang penting bagi perusahaan untuk mendanai ekspansi dan meningkatkan daya saing. Dengan adanya dana tambahan dari pasar modal, Lenskart dan Wakefit berpotensi menjadi pemimpin di sektor ritel dan home furnishing di India.
Analisis Ahli
Raghuram Rajan
IPO ini mencerminkan tren positif dalam ekonomi dan kesiapan startup India untuk memasuki pasar modal, sehingga memperkuat ekosistem investasi di sektor ritel dan teknologi.Nirmala Sitharaman
Pendanaan melalui IPO membantu perusahaan skala menengah untuk berkembang dan menciptakan lapangan kerja, yang sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
