Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ethereum Bisa Capai Rp 167.00 juta ($10.000) : Kunci Ada Pada Likuiditas Dan Adopsi Institusional

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
07 Okt 2025
1307 dibaca
2 menit
Ethereum Bisa Capai Rp 167.00 juta ($10.000) : Kunci Ada Pada Likuiditas Dan Adopsi Institusional

TLDR

Kenaikan harga Ethereum dapat didorong oleh dinamika likuiditas dan minat institusi.
Penurunan cadangan di bursa menunjukkan berkurangnya tekanan jual terhadap Ethereum.
Faktor ekonomi global dan kebijakan pemerintah dapat mempengaruhi harga cryptocurrency secara signifikan.
Ethereum sedang menghadapi potensi kenaikan harga besar hingga bisa mencapai $10.000 dalam siklus pasar kripto saat ini. Hal ini didasarkan pada pengamatan terhadap dinamika likuiditas global, di mana suplai uang M2 mencapai rekor tertinggi sebesar 22,2 triliun dolar AS, serta cadangan Ethereum yang terus menurun di bursa kripto. Para analis menyebut fase ini sebagai ‘fase revaluasi’ yang bisa mendorong harga ETH ke angka lima digit.Berbeda dengan Bitcoin yang sudah naik lebih dari 130% sejak tahun 2022 mengikuti gelombang likuiditas, Ethereum masih tertinggal dengan kenaikan sekitar 15%. Namun, tren pengurangan pasokan ETH di bursa dan peningkatan penarikan ke dompet pribadi atau staking menunjukkan bahwa tekanan jual berkurang drastis. Di sisi lain, minat beli dari institusi AS mulai menguat, tercermin dari indikator seperti Coinbase Premium Index dan masuknya dana ke dalam ETF Ethereum.Dari sisi teknikal, Ethereum kini menguji level resistensi kuat di sekitar $4.800 yang sebelumnya pernah menahan kenaikan harga. Penembusan level ini dengan tutup mingguan di atasnya bisa memicu lonjakan harga menuju target antara $7.000 hingga $10.000 dengan berbagai faktor Fibonacci mendukung. Sebaliknya, jika gagal menembus, ETH berpotensi mengalami penarikan ke level support sekitar $3.500 hingga $3.800.Pendapat para pakar seperti Arthur Hayes mengaitkan kebijakan ekonomi Amerika Serikat yang lebih fokus pada strategi kredit tinggi dan peningkatan output industri dengan kondisi yang mendukung aset risiko seperti Ethereum. Sementara itu, Kevin Rusher melihat potensi permintaan ETH yang sangat kuat seiring dengan meningkatnya adopsi staking dan masuknya investor institusional ke pasar ini melalui ETF dan sektor keuangan nyata.Kesimpulannya, kenaikan harga Ethereum hingga $10.000 bukanlah hasil spekulasi semata, melainkan dampak alami dari pola likuiditas dan perpindahan modal dalam pasar kripto global. Dengan dukungan fundamental dan teknikal yang kuat, serta prospek kebijakan ekonomi yang mendukung, kemungkinan terjadinya lonjakan harga dalam beberapa bulan ke depan sangat terbuka besar untuk para investor dan pengamat pasar.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.