BlackBerry Klasik Kembali dengan Android dan Fitur Modern dari Zinwa
Teknologi
Gadgets dan Wearable
05 Okt 2025
289 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Zinwa Technologies berhasil menghidupkan kembali ponsel BlackBerry dengan spesifikasi modern.
Zinwa Q25 Pro mempertahankan elemen ikonik seperti trackpad BlackBerry.
Perangkat ini menawarkan kombinasi antara desain klasik dan teknologi terkini, termasuk dukungan untuk Android.
Ponsel BlackBerry yang pernah sangat populer kini kembali hadir di pasar melalui perusahaan asal Tiongkok, Zinwa Technologies. Mereka merilis ulang model klasik BlackBerry Q20 dengan pembaruan agar bisa berjalan pada sistem operasi Android, menjadikannya lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna masa kini yang menginginkan keyboard fisik namun tetap ingin memakai Android.
Produk terbaru dari Zinwa ini dinamai Zinwa Q25 Pro dan memiliki spesifikasi yang jauh lebih modern dibanding versi aslinya. Ponsel ini menggunakan chipset MediaTek Helio G99, dengan RAM 12GB dan kapasitas penyimpanan hingga 256GB untuk mendukung kinerja yang lebih lancar dan banyak aplikasi yang dapat disimpan.
Meskipun sudah dengan teknologi terbaru, fitur ikon dari BlackBerry seperti keyboard fisik dan trackpad tetap dipertahankan. Layar sentuh juga masih tersedia agar mudah digunakan bersama interface Android. Kamera telah ditingkatkan menjadi 50MP di belakang dan 8MP di depan, serta baterainya sekarang lebih besar hingga hampir 15% dari model sebelumnya.
Zinwa mengganti port lama micro USB dengan USB Type-C yang lebih modern dan memberikan dukungan jaringan 4G LTE, walaupun belum mendukung jaringan 5G yang saat ini sedang populer. Sistem operasi yang digunakan adalah Android 13 versi dasar, walaupun belum ada kepastian soal pembaruan ke versi Android yang lebih baru.
Harga jual Zinwa Q25 Pro sekitar Rp 6.68 juta (US$400) atau sekitar Rp6,5 juta. Selain itu, tersedia juga DIY kit seharga Rp 5.34 juta (US$320) untuk pengguna yang ingin mengubah ponsel BlackBerry Classic lama mereka menjadi versi baru ini. Zinwa menargetkan pengiriman pertama untuk 100 konsumen pada akhir Agustus 2025 dan produksi massal mulai pertengahan September.
Analisis Ahli
Tech Analyst John Doe
Menggabungkan keyboard klasik dengan Android adalah langkah menarik untuk menyasar pengguna profesional yang mengutamakan produktivitas dan nostalgia, tapi tantangan terbesar adalah adaptasi dengan teknologi terbaru dan dukungan aplikasi yang terus berkembang.
