Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

BlackBerry Classic Hadir Kembali dengan Android dan Spesifikasi Modern

Teknologi
Gadgets dan Wearable
gadgets-and-wearable (7mo ago) gadgets-and-wearable (7mo ago)
24 Agt 2025
173 dibaca
1 menit
BlackBerry Classic Hadir Kembali dengan Android dan Spesifikasi Modern

Rangkuman 15 Detik

BlackBerry kembali hadir di pasaran melalui Zinwa Technologies dengan model yang diperbarui.
Zinwa Q25 Pro memiliki spesifikasi modern dan tetap mempertahankan fitur ikonik seperti trackpad.
Perusahaan menawarkan pilihan DIY kit bagi pengguna yang ingin meng-upgrade BlackBerry Classic mereka.
BlackBerry kembali muncul di pasar ponsel dengan model legendaris mereka, BlackBerry Q20, yang kini diciptakan ulang oleh perusahaan asal China, Zinwa Technologies. Produk terbarunya dinamakan Zinwa Q25 Pro dan menggabungkan desain klasik dengan teknologi terkini. Zinwa Q25 Pro dibekali chipset MediaTek Helio G99, RAM sebesar 12GB, dan penyimpanan internal hingga 256GB, menjadikannya relevan di era smartphone modern. Selain itu, ponsel ini mengusung kamera belakang 50MP dan kamera depan 8MP untuk kebutuhan foto dan video yang lebih baik. Layar sentuh tetap dipertahankan agar pengguna bisa menikmati antarmuka Android yang familiar, sementara fitur khas BlackBerry seperti trackpad juga tetap digunakan. Selain itu, port micro USB lama diganti dengan USB Type-C yang lebih modern dan praktis. Ponsel ini sudah mendukung konektivitas 4G LTE, meski belum masuk jaringan 5G yang mulai banyak dipakai. Zinwa Technologies berencana mengirimkan 100 unit pertama pada akhir Agustus 2025 dan produksi massal akan dimulai pada pertengahan September. Harga Zinwa Q25 Pro sekitar Rp 6.68 juta (US$400) atau sekira Rp6,5 juta, sementara bagi pengguna yang ingin mengubah BlackBerry Classic lama menjadi versi terbaru bisa membeli kit DIY seharga Rp 5.34 juta (US$320) atau sekitar Rp5,1 juta.

Analisis Ahli

Analis Teknologi Terkenal
Menggunakan Android sebagai sistem operasi pada perangkat klasik adalah langkah yang tepat untuk memberi pengalaman pengguna yang familiar namun dengan fleksibilitas aplikasi Android. Hal ini bisa menjadi strategi yang jitu untuk segmen pasar niche yang menghargai keyboard fisik.
Pengamat Industri Smartphone
Perangkat ini akan menarik perhatian pengguna yang rindu dengan desain BlackBerry Classic, tetapi juga mengharapkan performa yang signifikan lebih baik dengan perangkat keras terkini. Tantangan utamanya adalah mengimbangi harga dan fitur dengan pesaing ponsel kelas menengah lainnya.