Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bisnis Stablecoin Bernilai Ratusan Miliar dan Pertarungan Melawan Bank

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
05 Okt 2025
62 dibaca
2 menit
Bisnis Stablecoin Bernilai Ratusan Miliar dan Pertarungan Melawan Bank

Rangkuman 15 Detik

Stablecoin seperti Tether dan Circle memiliki potensi untuk mengubah cara pembayaran dan keuangan.
Regulasi seperti GENIUS Act dapat mempengaruhi perkembangan dan daya saing pasar stablecoin.
Ketertarikan investor terhadap stablecoin menunjukkan bahwa mereka mungkin menjadi alternatif serius untuk uang tunai di masa depan.
Stablecoin adalah jenis uang digital yang nilainya biasanya dipatok ke mata uang dunia nyata seperti dolar AS. Saat ini, dua pemain terbesar dalam pasar stablecoin adalah Tether dan Circle, yang menguasai sekitar 85% dari pasar global yang bernilai sekitar 300 miliar dolar AS. Keduanya dianggap punya potensi besar untuk mengubah cara kita menggunakan uang sehari-hari dan melakukan pembayaran secara digital. Tether Holdings baru-baru ini mencari kesepakatan yang akan menilai perusahaannya hingga sekitar 500 miliar dolar AS, sebuah angka yang setara dengan nilai perusahaan raksasa pembayaran seperti Visa dan Mastercard. Sementara itu, Circle yang sudah go public memiliki nilai pasar sekitar 35 miliar dolar AS dan sahamnya naik lebih dari 350% sejak IPO, menunjukkan minat investor yang tinggi terhadap bisnis stablecoin. Para pengguna stablecoin biasanya memakainya sebagai mata uang dasar untuk investasi cryptocurrency seperti bitcoin. Namun, stablecoin juga semakin dipandang sebagai alternatif uang tunai untuk transaksi sehari-hari seperti membayar gaji, membeli kopi, atau menyimpan nilai perusahaan, yang diperkirakan bisa menciptakan peluang bisnis bernilai triliunan dolar di masa depan. Bisnis stablecoin menghasilkan uang terutama dari bunga yang diperoleh dari cadangan dana yang mereka pegang. Misalnya, Circle mengelola cadangannya lewat BlackRock dengan tingkat bunga sekitar 4,1%. Regulasi di Amerika Serikat sudah mulai mengatur bisnis stablecoin, seperti larangan penerbit stablecoin memberikan hasil langsung kepada pemegang koin, meski crypto exchange masih dapat menawarkan insentif agar stabilcoin menarik bagi investor. Persaingan di pasar stablecoin tidak hanya berasal dari sesama penerbit koin, tapi juga dari bank tradisional dan perusahaan e-commerce besar seperti Amazon dan Walmart yang sedang mempertimbangkan untuk membuat stablecoin sendiri. Masa depan stablecoin terlihat sangat dinamis dan penuh tantangan, tetapi juga penuh peluang untuk mengubah dunia keuangan.

Analisis Ahli

Jamie Dimon
Stablecoin akan menjadi bagian penting dari masa depan keuangan, dan institusi besar akan terlibat dalam pengembangan pasar ini.