AI summary
Keamanan dan pengembangan AI harus berjalan beriringan. Evaluasi pihak ketiga sangat penting dalam menentukan keandalan model AI. Bisnis harus fokus pada cara terbaik untuk memanfaatkan AI dalam operasi mereka. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI semakin cepat dan banyak model AI baru bermunculan dari China maupun negara lain. Hal ini menimbulkan tantangan bagi bisnis karena mereka harus menentukan model AI mana yang baik dan dapat dipercaya untuk digunakan dalam kegiatan mereka. Diskusi global pun berkisar pada bagaimana AI sebaiknya dikembangkan dengan aman tanpa menghambat laju inovasi yang sangat cepat.Jack Jiang, seorang profesor di HKU Business School, menegaskan bahwa keamanan dan pengembangan AI sebenarnya tidak bisa dipisahkan. Menurutnya, AI hanya akan benar-benar bernilai secara ekonomi jika teknologi tersebut bisa diandalkan dan keandalannya perlu diuji oleh pihak ketiga yang independen. Oleh karena itu, peran evaluasi dan audit menjadi sangat penting dalam proses ini.HKU Business School kemudian membentuk AI Evaluation Lab yang bertugas untuk menilai berbagai model AI. Laboratorium ini didirikan tak lama setelah OpenAI memperkenalkan ChatGPT dan bertepatan dengan maraknya persaingan di dunia teknologi AI, yang disebut sebagai 'seratus model perang.' Banyak perusahaan teknologi China berlomba untuk menunjukkan keunggulan mereka.Dengan adanya banyak model AI yang bersaing di pasar, para pebisnis menghadapi dilema memilih teknologi AI yang tepat. Mereka tidak lagi bertanya apakah menggunakan AI atau tidak, tetapi bagaimana memanfaatkan AI secara efektif dan aman untuk meningkatan kinerja bisnisnya. Oleh sebab itu layanan pengecekan dan evaluasi AI menjadi kebutuhan penting.Di masa depan, akan semakin penting bagi bisnis untuk menggunakan AI yang telah diuji secara independen agar aman dan dapat diandalkan. Hal ini akan membantu menyeimbangkan kebutuhan inovasi cepat dengan keamanan dan kepercayaan dalam penggunaan teknologi AI yang semakin meluas.
Teknologi AI memang harus diimbangi dengan mekanisme pengujian dan audit yang transparan agar pengguna tidak salah langkah dalam pengadopsian teknologi ini. Tanpa standar dan penilaian ketat, proliferasi model AI berisiko menimbulkan kekacauan dan ketidakpercayaan di pasar yang pada akhirnya menghambat potensi inovasi sesungguhnya.