Waspada! Ini 6 Tanda Akun WhatsApp Anda Sedang Disadap Peretas
Teknologi
Keamanan Siber
04 Okt 2025
209 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Selalu waspada terhadap tanda-tanda penyadapan di akun WhatsApp.
Verifikasi dua langkah adalah cara efektif untuk melindungi akun dari penyadapan.
Mengawasi aktivitas akun dan perangkat yang terhubung sangat penting untuk keamanan.
WhatsApp adalah aplikasi komunikasi yang sangat penting bagi banyak orang, baik untuk urusan pribadi maupun pekerjaan. Namun, penggunaan WhatsApp juga membawa risiko keamanan, salah satunya adalah penyadapan akun oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu, kita harus waspada dan mengenali tanda-tanda jika akun WhatsApp kita disusupi peretas.
Tanda pertama yang harus diwaspadai adalah menerima kode OTP melalui SMS padahal Anda tidak sedang login. Kode ini sangat penting dan jangan pernah diberikan kepada orang lain karena bisa digunakan untuk masuk ke akun Anda secara ilegal. Ini adalah metode yang paling sering digunakan peretas untuk mengakses akun WhatsApp korban.
Selain itu, jika Anda mendapati WhatsApp tiba-tiba logout sendiri, hal ini bisa menandakan ada perangkat lain yang masuk ke akun Anda. Anda bisa memeriksa perangkat yang terhubung melalui menu WhatsApp Web di pengaturan. Jika ada perangkat asing, segera keluar dari semua sesi untuk mengamankan akun.
Perhatikan juga jika ada pesan yang dibaca atau terkirim tanpa aktivitas Anda, status yang dibuat oleh orang lain, atau panggilan telepon yang tidak pernah Anda lakukan. Semua ini adalah tanda-tanda akun WhatsApp Anda sudah disadap oleh pihak lain yang berusaha menipu atau mengambil informasi pribadi Anda.
Untuk melindungi akun WhatsApp, aktifkan fitur verifikasi dua langkah. Dengan cara ini, selain perlu kode OTP, peretas juga harus mengetahui kode yang Anda buat sendiri dan email yang didaftarkan untuk memulihkan kode jika terlupa. Ini adalah langkah terbaik agar akun WhatsApp Anda tetap aman dari penyadapan.
Analisis Ahli
Ahmad Syauqi, Pakar Keamanan Siber
Penguatan otentikasi seperti verifikasi dua langkah dapat menurunkan risiko penyadapan hingga lebih dari 70%, namun edukasi pengguna tetap menjadi kunci utama untuk mencegah kebocoran data.Dewi Kartika, Konsultan Keamanan Informasi
Serangan malware dan aplikasi pihak ketiga menjadi pintu masuk utama bagi peretas, sehingga membatasi pengunduhan aplikasi dan selalu memperbarui sistem adalah tindakan preventif yang wajib.