Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Waspada! Ini 6 Tanda Akun WhatsApp Anda Mungkin Disadap dan Cara Menghindarinya

Teknologi
Keamanan Siber
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
29 Agt 2025
70 dibaca
2 menit
Waspada! Ini 6 Tanda Akun WhatsApp Anda Mungkin Disadap dan Cara Menghindarinya

Rangkuman 15 Detik

Waspadai tanda-tanda penyadapan pada akun WhatsApp seperti pesan terbaca yang tidak Anda kirim.
Selalu jaga kerahasiaan kode OTP dan verifikasi dua langkah untuk melindungi akun Anda.
Periksa perangkat yang terhubung ke WhatsApp untuk memastikan tidak ada akses yang tidak sah.
WhatsApp adalah aplikasi pesan instan yang sangat populer dan menggunakan sistem enkripsi untuk menjaga keamanan percakapan penggunanya. Namun, nyatanya banyak pengguna yang mengalami pembajakan akun, di mana peretas bisa mendapatkan akses tidak sah ke pesan dan data pribadi mereka. Para peretas biasanya menggunakan berbagai metode seperti memasang aplikasi pihak ketiga, menyalahgunakan fitur WhatsApp Web, atau menyebarkan malware yang membuat mereka dapat memata-matai aktivitas pengguna di akun WhatsApp. Hal ini tentu sangat berbahaya karena bisa digunakan untuk penipuan atau mencuri uang dari korban. Ada beberapa tanda yang bisa dikenali jika WhatsApp Anda disadap, seperti menerima SMS berisi kode OTP tanpa permintaan, akun yang keluar sendiri secara tiba-tiba, pesan yang sudah terbaca padahal Anda tidak membacanya, serta pesan yang terkirim tanpa Anda kirimkan. Selain itu, jika Anda melihat status atau panggilan telepon yang tidak Anda buat, hal ini juga patut dicurigai sebagai tanda akun sedang dalam pengawasan atau digunakan oleh orang lain. Pengguna harus segera bertindak jika melihat tanda-tanda ini. Cara terbaik untuk mencegah pembajakan adalah dengan mengaktifkan verifikasi dua langkah pada WhatsApp. Fitur ini menambahkan lapisan keamanan ekstra yang akan melindungi akun Anda dari akses yang tidak diinginkan. Jangan pernah membagikan kode verifikasi ini kepada siapa pun.

Analisis Ahli

Andi Surya (Cyber Security Expert)
Verifikasi dua langkah adalah solusi praktis paling efektif untuk mengurangi risiko pembajakan WhatsApp, namun edukasi pengguna sangat krusial karena banyak kasus terjadi akibat kelalaian pengguna sendiri dalam menjaga kerahasiaan kode OTP.
Dewi Kartika (IT Security Researcher)
Peretas terus berinovasi menggunakan metode yang memanfaatkan celah manusia seperti phishing dan malware, jadi perlindungan teknis harus diimbangi dengan kesadaran dan perilaku aman digital dari pengguna.