Alibaba Targetkan Merek Besar untuk AliExpress, Perkuat Posisi di Pasar Global
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
04 Okt 2025
37 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Alibaba berupaya memperkuat posisinya di pasar internasional melalui AliExpress.
Inisiatif baru AliExpress mencakup pengurangan biaya pengiriman untuk menarik lebih banyak merek.
Permintaan untuk layanan cloud Alibaba meningkat seiring dengan tren AI.
Alibaba Group Holding Limited sedang meningkatkan upayanya untuk menarik merek besar yang saat ini berada di Amazon agar bergabung ke platform e-commerce globalnya, AliExpress. Hal ini merupakan bagian dari strategi Alibaba untuk memperluas jangkauan di pasar internasional seperti Eropa dan Amerika Latin, dengan menawarkan biaya pengiriman yang lebih rendah dan potongan penjualan yang lebih sedikit dibandingkan Amazon.
AliExpress sudah menjadi rumah bagi beberapa merek besar asal China seperti Xiaomi dan Pop Market International Group yang bergerak di bidang mainan. Perusahaan juga berencana merekrut merek yang ada di platform domestik Alibaba, T-Mall, untuk mendukung ekspansi global ini. Meskipun perusahaan menyatakan fokus utama pada pengembangan kecerdasan buatan (AI), e-commerce tetap menjadi sumber pendapatan terbesar Alibaba.
Pada acara tahunan Apsara Conference, analis dari Citi, Alicia Yap, meningkatkan target harga saham BABA karena prospek pertumbuhan pendapatan cloud seiring dengan rencana Alibaba menambah kapasitas pusat data untuk mendukung kebutuhan AI yang meningkat. Alibaba diakui sebagai salah satu dari sedikit platform cloud global dengan layanan AI lengkap dan menyeluruh.
Alibaba beroperasi melalui tujuh segmen bisnis utama termasuk China Commerce, International Commerce, Local Consumer Services, Cloud, Cainiao, Digital Media dan Entertainment, serta Innovation Initiatives and Others. Perusahaan ini terus berusaha memperkuat posisinya di berbagai segmen melalui inovasi teknologi dan ekspansi pasar yang strategis.
Namun, meskipun Alibaba menunjukkan potensi besar sebagai investasi jangka panjang, ada beberapa saham AI lain yang dianggap memiliki potensi keuntungan lebih besar dan risiko lebih rendah. Bagi investor yang tertarik pada saham AI undervalued dengan manfaat dari kebijakan tarif dan tren onshoring, disarankan untuk melihat opsi lain selain Alibaba.
Analisis Ahli
Alicia Yap
Alibaba memiliki prospek pertumbuhan yang solid terutama karena ekspansi kapasitas data center yang didorong oleh permintaan AI, menjadikannya salah satu dari 5-6 super platform cloud global dengan layanan AI lengkap.