Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Jamie Gull: Dari Insinyur Roket ke Investor Deep Tech dengan Dana 15 Juta Dolar

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
startups (5mo ago) startups (5mo ago)
03 Okt 2025
132 dibaca
2 menit
Jamie Gull: Dari Insinyur Roket ke Investor Deep Tech dengan Dana 15 Juta Dolar

Rangkuman 15 Detik

Jamie Gull memiliki pengalaman luas di bidang aerospace dan investasi yang mendukung visinya di Wave Function Ventures.
Investasi dalam deep tech semakin meningkat, berpotensi memberikan pengembalian besar dalam jangka panjang.
Proyek seperti Stratolaunch menunjukkan bahwa kesuksesan dalam teknologi penerbangan memerlukan waktu dan kesabaran.
Jamie Gull, lulusan Stanford University di bidang aeronautika tahun 2007, memilih bekerja di Scaled Composites di padang gurun Mojave karena ingin merasakan pengalaman langsung membangun pesawat dengan cepat dan nyata. Ia ingin menghindari pekerjaan di perusahaan besar yang biasanya membutuhkan waktu lama dan tidak langsung terasa hasilnya. Setelah dua tahun, ia pindah ke SpaceX dan berkontribusi besar dalam membuat Falcon 9, roket yang dapat digunakan ulang, yang menjadi tonggak penting dalam pengembangan teknologi peluncuran luar angkasa dan sangat berharga bagi bisnis SpaceX. Kini Gull memulai tantangan baru sebagai pendiri dana modal ventura bernama Wave Function Ventures yang fokus pada investasi di startup deep tech dengan dana awal 15,1 juta dolar. Ia sudah melakukan sembilan investasi di berbagai bidang mulai dari energi nuklir hingga robotik humanoid dan aerospace. Dana Wave Function hadir pada saat pendanaan deep tech sedang naik daun, didukung oleh perhatian besar terhadap sektor aerospace dan pertahanan. Gull juga memanfaatkan pengalamannya sebagai insinyur, investor malaikat dan pendiri startup eVTOL agar bisa membantu para founder melewati masa awal yang penuh ketidakpastian. Gull percaya bahwa deep tech akan menjadi sumber keuntungan besar dalam 10 hingga 20 tahun ke depan, karena meski membutuhkan modal lebih besar, startup deep tech bisa memanfaatkan dukungan non-venture seperti kontrak pemerintah. Kesabaran dan pengalaman praktis menjadi kunci utama untuk mencapai hasil besar.

Analisis Ahli

Steve Jurvetson
Pendekatan Jamie Gull sangat strategis karena deep tech memang merupakan masa depan investasi teknologi, di mana kesabaran dan sumber daya yang cukup menjadi kunci kesuksesan.
Mary Meeker
Meningkatnya minat modal ventura di deep tech mencerminkan kesadaran baru bahwa teknologi hardware dan fisik memerlukan investasi khusus yang berbeda dari software.