Baiju Bhatt dan Teknologi Laser Satelit untuk Energi Surya dari Luar Angkasa
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
20 Jun 2025
284 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Aetherflux berfokus pada pengembangan teknologi pemancaran energi solar dari ruang angkasa dengan pendekatan baru.
Kemitraan dengan lembaga seperti DARPA menunjukkan potensi aplikasi militer yang signifikan untuk teknologi ini.
Keberhasilan Aetherflux bisa mengubah cara kita berpikir tentang distribusi energi di seluruh dunia.
Baiju Bhatt, co-founder aplikasi Robinhood, telah memulai perusahaan bernama Aetherflux yang mengembangkan teknologi untuk menyalurkan tenaga surya dari luar angkasa menggunakan laser serat optik. Teknologi ini berbeda dari konsep lama yang menggunakan satelit besar dan microwave, yang dianggap terlalu besar dan tidak praktis.
Aetherflux berencana meluncurkan satelit demonstrasi pada Juni tahun depan untuk menunjukkan kemampuan mereka mengarahkan cahaya laser yang dihasilkan dari tenaga surya ke penerima di bumi dengan presisi tinggi. Ini merupakan terobosan dalam teknologi energi terbarukan dan pertahanan nasional.
Departemen Pertahanan Amerika Serikat mendukung proyek ini karena memungkinkan pengiriman energi ke basis militer di medan tempur tanpa harus membawa bahan bakar, sehingga mengurangi risiko logistik dan operasional.
Teknologi penerima energi yang kecil dan ringan membuatnya mudah dipindahkan dan tidak berharga jika jatuh ke tangan musuh. Aetherflux juga mengambil pendekatan pengembangan hardware yang cepat dan praktis, membedakannya dari program luar angkasa tradisional yang memakan waktu lama.
Jika berhasil, teknologi ini dapat merevolusi cara dunia mendapatkan energi terbarukan, menyediakan sumber energi yang stabil dan bisa digunakan di lokasi terpencil tanpa infrastruktur besar, serta membuka potensi komersial setelah dukungan militer.
