Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

YouTube Uji Coba Desain Baru di Aplikasi, Fokus Utamakan Konten Video

Teknologi
Pengembangan Software
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
03 Okt 2025
47 dibaca
1 menit
YouTube Uji Coba Desain Baru di Aplikasi, Fokus Utamakan Konten Video

Rangkuman 15 Detik

YouTube sedang menguji perombakan desain aplikasi untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Perubahan mencakup tata letak baru dan penggantian penamaan kanal yang menjadi nama pengguna.
Reaksi pengguna terhadap tampilan baru bervariasi, dengan beberapa menganggapnya sulit digunakan.
YouTube sedang melakukan perombakan besar pada tampilan aplikasinya di perangkat seluler untuk memberikan pengalaman lebih fokus pada konten video yang diunggah. Perubahan ini dilaporkan meliputi tata letak laman video yang menampilkan gambar profil dengan ukuran lebih besar dan posisi bergeser dari bawah ke samping video. Selain itu, YouTube mengganti penamaan kanal menjadi nama pengguna, dan menghilangkan keterangan nama di bawah tombol seperti like, dislike, share, download, dan subscribe, sehingga tampilan menjadi lebih sederhana dengan hanya menyisakan ikon-ikon fungsional. Fitur video pendek bernama Shorts juga mengalami perubahan dimana tombol-tombol di sekeliling video dibuat lebih kecil, yang menurut beberapa pengguna membuat tombol tersebut lebih sulit ditekan dan kurang nyaman digunakan. Perombakan ini masih dalam tahap uji coba terbatas dan belum diterapkan ke semua pengguna. Reaksi pengguna pun beragam, ada yang merasa tampilan anyar ini terlalu sempit dan mengurangi konteks penting yang biasanya membantu mereka dalam membacanya dengan cepat sebelum berinteraksi. Belum ada kepastian apakah YouTube akan meluncurkan perubahan desain baru ini secara luas atau menyesuaikannya berdasarkan masukan pengguna. Kita perlu menunggu keputusan final dari pihak YouTube terkait hasil uji coba ini.

Analisis Ahli

Nielsen Norman Group
Pengguna cenderung menolak perubahan antarmuka yang terlalu drastis tanpa adanya penyesuaian secara bertahap dan pembelajaran yang memadai, karena hal tersebut bisa menyebabkan kebingungan dan penurunan keterlibatan.
Jakob Nielsen
Menyediakan informasi penting secara ringkas dan mudah dikenali adalah kunci dalam desain UX; hilangnya elemen kontekstual berpotensi menurunkan keterbacaan dan interaksi pengguna.