Perang Perp DEX: Siapa Raja Baru Perdagangan Derivatif On-Chain?
Finansial
Mata Uang Kripto
03 Okt 2025
283 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Volume perdagangan perpetual di DEX mencapai $1 triliun, menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam pasar.
Aster dan ApeX diprediksi memiliki peluang lebih baik untuk meraih keuntungan dalam waktu dekat.
Kompetisi di pasar DEX semakin ketat dengan peluncuran Lighter, yang diharapkan dapat menarik lebih banyak trader.
Pasar derivatif on-chain, terutama perpetual trading di bursa terdesentralisasi (DEX), baru-baru ini mencatat tonggak sejarah dengan volume perdagangan mencapai lebih dari 1 triliun dolar dalam satu bulan. Angka ini menunjukkan pertumbuhan cepat dan meningkatnya minat para trader dalam menggunakan platform DEX untuk perdagangan derivatif.
Tiga pemain utama yang memimpin pasar ini adalah Hyperliquid, Aster, dan Lighter. Walau Hyperliquid masih menjadi pemimpin dalam hal volume, Aster dan ApeX mulai menunjukkan kekuatan dengan menaikkan pangsa pasar mereka melalui fitur seperti leverage tinggi, multi-chain access, dan program bonus yang menarik para trader.
Peluncuran mainnet publik dari Lighter memberikan tekanan tambahan kepada para kompetitor lama, menandakan adanya fase baru dalam pertumbuhan DEX perps. Namun, harga token dari masing-masing platform menunjukkan pergerakan yang fluktuatif tergantung pada volume dan sentimen pasar yang berubah-ubah setiap minggunya.
Menurut beberapa analis, termasuk kepala BitMEX Stephan Lutz, pertarungan ini bisa cepat memudar karena aktivitas derivatif masih didominasi oleh bursa terpusat. Selain itu, ada risiko suplai token yang akan keluar dalam jumlah besar terutama dari Hyperliquid, yang bisa menekan harga dan likuiditas pasar.
Kesimpulannya, pasar DEX perp saat ini cukup besar untuk menampung ketiga protokol besar ini, tetapi siapa yang bisa mempertahankan likuiditas, memberikan insentif konstan, dan stabilitas akan menjadi penentu utama pemenang di masa depan. Persaingan ini menjanjikan dinamika menarik di dunia derivatif on-chain.
Analisis Ahli
Stephan Lutz
Perlombaan DEX perp kemungkinan cepat meredup karena aktivitas derivatif di bursa terpusat masih tinggi dan keunggulan on-chain bisa sirna jika insentif berkurang atau likuiditas terbagi.Unipcs
Industri perp DEX cukup besar untuk menampung ketiga pemain utama, namun potensi kenaikan jangka pendek lebih condong ke Aster dan ApeX yang agresif dalam pengembangan dan insentif.