Perp DEX Tembus Volume Rp 16.70 quadriliun ($1 Triliun) , Aster dan Hyperliquid Jadi Pionir
Finansial
Mata Uang Kripto
02 Okt 2025
168 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Pasar perp DEX mengalami pertumbuhan pesat dengan volume perdagangan yang mencapai rekor baru.
Aster dan Hyperliquid memimpin dalam aktivitas perdagangan, menantang CEX tradisional.
Inovasi dan peluncuran platform baru seperti SunPerp dan Lighter DEX menunjukkan potensi besar dalam ekosistem DeFi.
Perpetual Decentralized Exchanges (Perp DEXs) baru-baru ini mencapai rekor baru dalam volume perdagangan bulanan sebesar Rp 20.47 quadriliun ($1,226 triliun) . Pertumbuhan ini didorong oleh beberapa platform utama seperti Aster dan Hyperliquid yang berhasil menarik banyak trader dengan menawarkan trading tanpa kustodian dan transparan.
Aster, salah satu pemain baru yang cepat naik, mencatat volume perdagangan terbesar dengan Rp 8.24 quadriliun ($493,61 miliar) , hampir menguasai separuh pasar perp DEX. Sementara Hyperliquid masih mempertahankan dominasinya dengan volume perdagangan sebesar Rp 4.68 quadriliun ($280 miliar) dan menguasai sekitar 70% pangsa pasar menurut data DeFiLlama dan Token Terminal.
Platform lain juga menunjukkan pertumbuhan seperti Lighter DEX yang mencatat volume sebesar Rp 2.76 quadriliun ($165 miliar) dan beberapa proyek lain yang bergabung memperkuat ekosistem perp DEX. SunPerp menjadi perp DEX pertama di TRON yang juga mulai menarik dana pengguna melalui Total Value Locked (TVL) sebesar Rp 501.00 miliar ($30 juta) .
Selain volume, Aster juga unggul dalam hal pendapatan dari biaya dengan menghasilkan lebih dari Rp 2.02 triliun ($121 juta) dalam 7 hari terakhir, mengalahkan penerbit stablecoin besar seperti Circle dan bersaing ketat dengan Tether. Hyperliquid juga berada di posisi lima besar protokol dengan pendapatan lebih dari Rp 384.10 miliar ($23 juta) dalam seminggu.
Tren ini menandai pergeseran besar trader dari pertukaran terpusat ke platform perp DEX, yang menawarkan keunggulan seperti trading non-kustodial dan dukungan multi-chain. Dengan perkembangan ini, perp DEX bisa menjadi kekuatan utama di industri derivatif kripto dalam waktu dekat.
Analisis Ahli
Andreas M. Antonopoulos
Perkembangan perp DEX menunjukkan bagaimana desentralisasi dapat memberikan keuntungan nyata dalam likuiditas dan efisiensi pasar, memperkuat konsep penghapusan perantara dalam ekosistem keuangan.Elizabeth Stark
Platform-platform ini mengilustrasikan masa depan bagaimana teknologi blockchain bisa memberikan solusi perdagangan yang lebih aman, transparan, dan inklusif bagi semua lapisan masyarakat tanpa bergantung pada entitas terpusat.