Saham Vertiv Melonjak karena Lonjakan Investasi Pusat Data AI dan Kemitraan Nvidia
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
02 Okt 2025
118 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Vertiv Holdings mengalami lonjakan harga saham berkat tren belanja modal dalam data center yang didorong oleh AI.
Investasi besar dari hyperscaler seperti OpenAI dan Microsoft menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan untuk perusahaan infrastruktur data center.
Kolaborasi Vertiv dengan Nvidia untuk pengembangan infrastruktur data center yang lebih efisien menunjukkan fokus pada teknologi masa depan.
Vertiv Holdings, perusahaan infrastruktur pusat data, mengalami kenaikan saham sebesar 18,2% pada bulan September setelah berita positif terkait pengeluaran modal yang meningkat di pasar pusat data khususnya karena kebutuhan komputasi AI. Vertiv menyediakan solusi seperti manajemen daya dan termal yang sangat penting dalam operasional pusat data skala besar.
Perusahaan mendapatkan keuntungan utama dari pesanan yang berasal dari hyperscaler besar seperti Google Cloud, Amazon Web Services, Microsoft Azure, serta Meta. Permintaan dari perusahaan ini penting karena mencerminkan tren pasar pusat data yang mengarah ke dukungan beban kerja AI yang sangat kompleks dan memerlukan pusat data berteknologi tinggi.
Vertiv juga menjalin kemitraan dengan Nvidia untuk mengembangkan infrastruktur HVDC bertegangan tinggi (800V) yang akan meningkatkan efisiensi pusat data generasi berikutnya, dengan rencana peluncuran pada tahun 2027. Inovasi ini penting untuk memenuhi kebutuhan komputasi tinggi yang diminta oleh AI dan pusat data hyperscale.
Selain Vertiv dan Nvidia, investasi besar juga datang dari konsorsium yang terdiri dari OpenAI, Oracle, dan SoftBank dalam program Stargate yang akan menambah kapasitas pusat data baru sebesar 7 gigawatt dengan nilai investasi mencapai Rp 5.01 quadriliun ($300 miliar) . Pengeluaran ini juga diperkirakan akan meningkatkan permintaan bagi penyedia solusi pusat data seperti Vertiv.
Investor menaruh perhatian besar pada laporan kuartal ketiga Vertiv karena data pada pipeline penjualan dan prospek pesanan akan menunjukkan seberapa cepat dan besar pertumbuhan bisnis perusahaan. Meskipun pasar sudah memberi respons positif, perkembangan hasil penjualan menjadi kunci untuk mengonfirmasi kelanjutan tren positif ini.
Analisis Ahli
McKinsey
Sekitar 70% permintaan pusat data datang dari kebutuhan untuk menyokong beban kerja AI tingkat lanjut, terutama dari hyperscaler.