Bisnis Infrastruktur AI Untung Besar Dari Krisis Daya dan Pendinginan Data Center
Teknologi
Kecerdasan Buatan
26 Okt 2025
160 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Keterbatasan daya menjadi tantangan utama dalam pengembangan infrastruktur AI.
Perusahaan infrastruktur fisik mendapatkan keuntungan melalui pengeluaran yang diperlukan sebelum pusat data dapat beroperasi.
Solusi pendinginan dan distribusi daya yang inovatif sangat penting untuk mendukung beban kerja AI yang semakin meningkat.
Pusat data untuk kecerdasan buatan (AI) membutuhkan daya listrik sangat besar, biasanya antara 20 hingga 40 kilowatt per rak, dan dalam desain baru bisa mencapai 50 hingga 100 kilowatt atau lebih. Kebutuhan ini jauh melebihi pusat data tradisional yang biasanya hanya membutuhkan 5 sampai 15 kilowatt. Dengan beban listrik yang sangat tinggi, banyak pusat data AI tidak bisa segera dibangun karena keterbatasan kapasitas jaringan listrik di lokasi yang mereka pilih.
Karena keterbatasan daya ini, perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur fisik seperti sistem pendingin, distribusi listrik, dan konstruksi infrastruktur listrik mendapatkan peluang bisnis besar. Hal ini karena kebutuhan listrik dan pendinginan adalah faktor penting yang harus dipenuhi sebelum pusat data bisa beroperasi. Perusahaan-perusahaan seperti Vertiv yang berfokus pada sistem pendinginan, Eaton yang menawarkan solusi distribusi listrik, dan Quanta Services yang mengerjakan jaringan listrik menjadi pemain utama di bidang ini.
Vertiv membuat sistem pendinginan khusus yang mampu menangani panas dari rak AI yang menggunakan daya tinggi. Eaton menyediakan perangkat distribusi listrik yang bisa mengelola lonjakan daya dari GPU yang menyala bersamaan dalam jumlah besar, serta menyediakan solusi listrik yang terintegrasi dari tingkat utilitas hingga rak server. Sementara itu, Quanta Services membangun garis transmisi listrik dan fasilitas lain yang diperlukan sebelum pusat data beroperasi.
Ketiga perusahaan ini mendapatkan pendapatan yang cukup stabil dan bisa diprediksi karena mereka terlibat dalam proyek yang tidak bisa dihindari seiring semakin banyaknya pusat data AI yang dibangun. Karena proyek-proyek ini biasanya memiliki waktu penyelesaian yang lama, mereka memperoleh visibilitas pendapatan hingga beberapa tahun ke depan. Selain itu, kebutuhan listrik dan pendinginan juga berlaku untuk semua jenis chip AI, sehingga bisnis mereka tidak bergantung pada arsitektur tertentu.
Keterbatasan daya dan pendinginan bukan masalah sementara. Seiring meningkatnya beban kerja AI, kebutuhan akan infrastruktur yang memadai akan terus tumbuh. Hal ini membuat perusahaan-perusahaan yang menyediakan solusi fisik ini menjadi bagian penting dalam ekosistem AI dan menjadi investasi yang menjanjikan dalam jangka panjang.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Fokus utama pengembangan AI haruslah pada skala infrastruktur yang mampu mendukung beban komputasi yang semakin berat, dan pengelolaan daya serta pendinginan adalah aspek kunci yang vital.Fei-Fei Li
Memperhatikan kebutuhan fisik seperti listrik dan pendinginan adalah hal yang sering terlupakan dalam AI, padahal tanpa itu tidak akan ada revolusi AI yang berjalan lancar.