Samsung dan SK Hynix Gandeng OpenAI Perkuat Korea di Pusat AI Dunia
Teknologi
Kecerdasan Buatan
02 Okt 2025
166 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Samsung Electronics dan SK Hynix berkolaborasi dengan OpenAI untuk proyek Stargate.
Proyek ini berpotensi meningkatkan kapasitas chip memori canggih di Korea Selatan.
Investasi awal sebesar $100 miliar di Stargate menunjukkan komitmen untuk pengembangan AI di negara tersebut.
Samsung Electronics dan SK Hynix telah mencapai kesepakatan awal dengan OpenAI untuk proyek Stargate, sebuah inisiatif besar dalam membangun infrastruktur kecerdasan buatan. Kolaborasi ini akan memperkuat produksi chip memori yang sangat penting untuk aplikasi AI masa depan.
SK Hynix akan menjadi pemasok kunci High Bandwidth Memory (HBM) untuk proyek Stargate dan meningkatkan kapasitas produksi AI chip dengan target hingga 900,000 wafer per bulan. Sementara Samsung, melalui beberapa anak perusahaannya, akan membantu membangun dan mengoperasikan data center yang mendukung proyek ini.
Langkah ini sejalan dengan tujuan Korea Selatan untuk menjadi pemimpin global AI dengan dukungan pemerintah, bakat teknologi, dan ekosistem AI yang kuat. Investasi besar telah diarahkan untuk mendukung pengembangan data center dan chip AI di negara ini.
Setelah pengumuman ini, saham SK Hynix melonjak hampir 10%, dan Samsung Electronics naik sekitar 3,5%, meningkatkan kapitalisasi pasar gabungan mereka lebih dari 30 miliar dolar. Hal ini menunjukkan optimisme pasar terhadap masa depan kerja sama ini.
Proyek Stargate yang mendapatkan investasi awal sebesar 100 miliar dolar dan berpotensi mencapai 500 miliar dolar dalam empat tahun ini diyakini akan membawa Korea Selatan ke pusat peta teknologi AI global dengan pengembangan chip dan data center yang mutakhir.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Kerja sama antara perusahaan chip memori terkemuka dan OpenAI menandai pergeseran besar dalam pembangunan infrastruktur AI, sangat penting untuk kapasitas komputasi yang lebih efisien dan terjangkau.Jensen Huang
Investasi besar dalam HBM dan data center menunjukkan bahwa fabrikasi chip dan teknologi penyimpanan data akan menjadi tulang punggung revolusi AI berikutnya.

