OpenAI Gandeng Samsung dan SK Hynix Bangun Data Center AI di Korea
Teknologi
Kecerdasan Buatan
01 Okt 2025
70 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
OpenAI berkolaborasi dengan Samsung dan SK Hynix untuk meningkatkan kapasitas produksi chip memori.
Proyek Stargate bertujuan untuk membangun infrastruktur AI dengan investasi besar.
Nvidia dan Oracle juga berperan penting dalam meningkatkan kapasitas komputasi OpenAI.
OpenAI bekerja sama dengan dua produsen chip terbesar dunia, Samsung Electronics dan SK Hynix, untuk memproduksi chip memori DRAM berkecepatan tinggi khusus untuk mendukung proyek Stargate, sebuah proyek besar membangun infrastruktur data center AI.
Dua perusahaan chip tersebut berencana meningkatkan kapasitas produksi chip hingga 900.000 unit per bulan, lebih dari dua kali lipat kapasitas yang ada saat ini. Ini akan sangat mendukung kebutuhan komputasi besar yang dibutuhkan oleh OpenAI.
Proyek Stargate sendiri merupakan inisiatif kolaborasi OpenAI dengan Oracle dan SoftBank untuk membangun data center AI senilai 500 miliar dolar di Amerika Serikat, bertujuan meningkatkan kapasitas komputasi dan mempercepat pengembangan AI.
Selain itu, Nvidia juga menunjukkan dukungannya dengan investasi sampai 100 miliar dolar, serta menyediakan akses komputasi hingga 10 gigawatt untuk kebutuhan pelatihan AI OpenAI. Hal ini menandakan gelombang investasi besar-besaran di bidang AI.
OpenAI juga terlibat dengan pemerintah Korea Selatan dan SK Telecom untuk membangun data center AI di wilayah Korea, serta menjalin kerjasama integrasi teknologi ChatGPT Enterprise dan OpenAI API di berbagai sektor bisnis di sana.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Kemitraan seperti ini menunjukkan bahwa pengembangan AI bukan hanya soal algoritma, tetapi juga infrastruktur komputasi yang kuat dan berkelanjutan.Fei-Fei Li
Integrasi antara produsen hardware dan pengembang AI membuka peluang besar untuk revolusi teknologi yang lebih terjangkau dan berdaya guna.
