Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dana Rp 315 Miliar SBI Crypto Dicuri, Modus Pencucian lewat Tornado Cash

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
02 Okt 2025
247 dibaca
2 menit
Dana Rp 315 Miliar SBI Crypto Dicuri, Modus Pencucian lewat Tornado Cash

Rangkuman 15 Detik

SBI Crypto mengalami pencurian dana yang signifikan dengan dugaan keterlibatan kelompok peretas.
Tornado Cash menjadi alat untuk mencuci uang yang dicuri dari berbagai entitas.
Kegiatan kriminal di ruang cryptocurrency terus meningkat, dengan banyak entitas menjadi korban serangan siber.
Pada tahun 2024, berbagai entitas kripto mengalami serangan peretasan yang mengakibatkan kehilangan dana dalam jumlah besar. Salah satunya adalah SBI Crypto, perusahaan penambangan kripto yang berbasis di Jepang, yang mengalami kehilangan dana sekitar 21 juta dolar AS. Dana ini berupa beberapa jenis mata uang kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Litecoin, Dogecoin, dan Bitcoin Cash. Seorang ahli blockchain bernama ZackXBT mengungkap bahwa dana ini dipindahkan melalui layanan pencampuran koin bernama Tornado Cash, yang berfungsi untuk menyamarkan transaksi Ethereum dan menyulitkan pelacakan dana yang dicuri. Metode ini diduga digunakan untuk mencuci uang agar jejaknya tidak terlihat oleh pihak berwajib. Insiden ini merupakan bagian dari serangkaian kasus peretasan besar yang terjadi sepanjang tahun 2024, termasuk peretasan besar di exchange Bybit yang mencapai nilai 1,4 miliar dolar AS dan pencurian sekitar 50 juta dolar AS dari neobank kripto Infini. Total kerugian akibat peretasan ini hampir menyamai jumlah seluruh tahun sebelumnya. Kejahatan siber dalam dunia kripto ini dikaitkan dengan kelompok hacker yang diduga disponsori negara Korea Utara yang disebut Lazarus Group. Kelompok ini dikenal menggunakan teknologi seperti Tornado Cash dan desentralisasi untuk menyembunyikan hasil kejahatan mereka. Kejahatan ini telah mendapat perhatian dari Departemen Keuangan dan Kehakiman AS. Hingga saat ini, SBI Crypto belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai pencurian dana tersebut. Sementara itu, kejadian ini menjadi peringatan penting bagi semua pelaku industri kripto untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan terhadap potensi serangan di masa depan.

Analisis Ahli

ZackXBT
Beberapa indikator serangan ini mirip dengan metode yang biasa digunakan kelompok hacker negara Korea Utara, menunjukkan modus operandi yang terorganisir dan berbahaya.