Pfizer Tandatangani Kesepakatan TrumpRx, Harga Obat Turun Tapi Investasi Besar di AS
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
01 Okt 2025
58 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Pfizer berkomitmen untuk mengurangi harga obat bagi pasien di AS.
Kesepakatan ini memberikan kepastian bagi Pfizer terkait kebijakan tarif dan harga.
Investor merespons positif terhadap kesepakatan ini, mendorong kenaikan harga saham.
Pfizer baru saja menandatangani sebuah perjanjian dengan pemerintahan Donald Trump untuk membantu warga Amerika mendapatkan harga obat resep yang lebih terjangkau. Perjanjian ini bertujuan menurunkan harga obat dan mendukung inovasi biopharmaceutical di dalam negeri.
Sebelumnya, Pfizer dan industri farmasi menghadapi ketidakpastian besar karena ancaman tarif impor obat dan rencana harga MFN yang akan menyamakan harga obat di AS dengan negara maju lain. Hal ini menekan nilai saham dan prospek industri farmasi.
Dalam perjanjian ini, Pfizer setuju menurunkan harga obatnya rata-rata 50% untuk produk utama dan hingga 85% untuk beberapa obat tertentu. Namun penurunan harga ini hanya berlaku untuk pasien Medicaid dan situs khusus TrumpRx yang membantu pasien tanpa asuransi.
Sebagai imbalannya, Pfizer mendapat jaminan tidak akan dikenai tarif impor selama tiga tahun dan berkomitmen menginvestasikan 70 miliar dolar AS lebih dalam pengembangan dan manufaktur obat di Amerika Serikat. Ini menunjukkan fokus kuat pada produksi dalam negeri.
Investor menyambut baik berita ini dengan kenaikan 13% pada saham Pfizer sejak pengumuman. Meskipun harga obat turun, stabilitas kebijakan dan investasi besar di AS memberikan prospek positif bagi Pfizer. Kesepakatan ini juga membuka kemungkinan adanya kesepakatan serupa dengan perusahaan farmasi lain.
Analisis Ahli
Keith Speights
Kesepakatan ini menghilangkan sebagian besar ketidakpastian di sektor farmasi sehingga bisa mendorong saham Pfizer naik, di mana harga yang dipotong hanya pada segmen tertentu sehingga efek negatifnya tidak terlalu besar.