AI summary
Meta berinvestasi dalam pengembangan chip AI untuk mengurangi ketergantungan pada Nvidia. Akuisisi Rivos oleh Meta bertujuan untuk mempercepat inovasi dalam infrastruktur AI. Nvidia masih menjadi penyedia utama untuk infrastruktur AI meskipun Meta berusaha untuk mandiri. Nvidia baru-baru ini mencatat valuasi pasar sebesar 4,5 triliun dolar AS, namun harga sahamnya menurun setelah Meta mengumumkan akuisisi terhadap startup chip AI bernama Rivos. Langkah ini menandakan keinginan Meta untuk mengembangkan chip kustomnya sendiri dan mengurangi ketergantungan pada perangkat keras Nvidia yang selama ini dominan.Meta sudah memulai inisiatif chip kustom yang disebut MTIA sejak tahun 2023, bekerja sama dengan Broadcom. Chip ini digunakan untuk kebutuhan pelatihan dan inferensi AI di pusat data Meta, yang dapat menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan efisiensi pemrosesan.Dengan pengakuisisian Rivos, Meta berharap dapat mempercepat pengembangan teknologi chip AI secara internal. Namun, meskipun berusaha mandiri, Meta tetap melakukan investasi besar dalam infrastruktur Nvidia, termasuk kesepakatan senilai hingga 14,2 miliar dolar AS dengan CoreWeave, penyedia layanan cloud yang menggunakan kapasitas komputasi Nvidia.53 analis memberikan target harga saham Nvidia dengan rata-rata 214,95 dolar AS dan potensi kenaikan sekitar 15% dari harga saat ini yang berada di 186,96 dolar AS. GuruFocus bahkan memperkirakan nilai wajar saham Nvidia dalam satu tahun ke depan mencapai 320,57 dolar AS, memberikan prediksi kenaikan lebih dari 70%.Perkembangan ini menunjukkan bahwa meskipun ada upaya perusahaan teknologi besar seperti Meta untuk mengurangi ketergantungan pada Nvidia, Nvidia masih tetap menjadi pemain utama dalam industri chip AI dengan potensi pertumbuhan yang kuat di pasar jangka panjang.
Akuisisi Rivos oleh Meta adalah sinyal jelas bahwa perusahaan teknologi besar ingin lebih mandiri di bidang perangkat keras AI untuk menekan biaya dan meningkatkan efisiensi. Namun, kontrak besar Meta dengan penyedia cloud berbasis Nvidia menunjukkan bahwa Nvidia masih sangat dominan dan fleksibel dalam memenuhi kebutuhan pasar AI yang cepat berkembang.