Tiongkok Terapkan Metode Baru Manufaktur untuk Saingi SpaceX di Luar Angkasa
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
29 Sep 2025
8 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Tiongkok beralih ke metode pembuatan yang lebih efisien dalam industri antariksa.
Sistem 'final assembly pull' dapat mengurangi limbah dan mempercepat waktu produksi.
Kolaborasi antara perusahaan negara dan swasta menjadi kunci dalam strategi nasional Tiongkok untuk mengembangkan industri antariksa.
Tiongkok sedang mengubah cara mereka membuat roket dan satelit dengan metode manufaktur baru yang terinspirasi dari sistem produksi mobil yang efisien. Metode ini dikenal sebagai 'final assembly pull', yang memungkinkan produksi lebih cepat dan biaya yang lebih rendah tanpa mengorbankan kualitas.
Perubahan ini penting karena aktivitas ruang angkasa terus bertambah dan memerlukan sistem produksi yang bisa menyesuaikan permintaan secara real-time. Sistem 'pull' yang berasal dari Toyota ini hanya memproduksi komponen saat benar-benar dibutuhkan, berbeda dengan sistem lama yang membuat banyak komponen sekaligus berdasarkan perkiraan.
Dengan menggunakan teknologi seperti kecerdasan buatan dan robotik, serta pusat perakitan yang dapat disesuaikan, Tiongkok menciptakan persediaan yang lebih ramping dan mengurangi hambatan produksi. Semua ini didukung oleh platform digital nasional yang menghubungkan semua bagian dalam rantai pasokannya.
Kunci utama strategi ini adalah kolaborasi antara perusahaan milik negara, institusi penelitian, dan pemasok swasta. Selain itu, proyek mega-konstelasi satelit milik Tiongkok seperti Guowang dan Hongtu-3 diharapkan bisa meningkatkan posisi mereka dalam perlombaan ruang angkasa.
Dengan target melonggarkan dominasi peluncuran orbital Amerika Serikat, khususnya SpaceX yang saat ini menguasai banyak misi, Tiongkok berharap dapat mencapai produksi roket dan satelit dalam skala besar lebih efisien mulai tahun 2024 dan seterusnya.
Analisis Ahli
Elon Musk
Lean manufacturing principles adapted for aerospace are crucial for cost reduction and increasing launch cadence, but integration with space-specific demands remains challenging.Mary Lynne Dittmar
China's strategic shift to a pull system highlights a serious intention to scale and innovate, posing competitive pressure to the US aerospace industry.
