DeepSeek Luncurkan Model AI Baru yang Lebih Efisien dan Hemat Biaya untuk Chip Cina
Teknologi
Kecerdasan Buatan
29 Sep 2025
121 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
DeepSeek meluncurkan model V3.2-Exp yang lebih efisien dan mengurangi biaya API.
Perusahaan berfokus pada pengembangan model untuk chip AI buatan Cina.
Peluncuran model R1 oleh DeepSeek memicu respons dari kompetitor di industri.
DeepSeek, perusahaan start-up kecerdasan buatan asal China, baru saja mengeluarkan versi eksperimen dari model fondasi V3 mereka yang terbaru bernama V3.2-Exp. Model ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi pelatihan dan proses inferensi, sehingga mengurangi biaya pemanggilan API hingga lebih dari 50% dibanding versi sebelumnya.
Selain tersedia di situs web dan aplikasi DeepSeek, model V3.2-Exp juga dibuka secara bebas untuk para pengembang melalui platform seperti Hugging Face dan ModelScope. Langkah ini menunjukkan komitmen DeepSeek untuk mendukung pengembangan AI secara terbuka dan kolaboratif di kalangan pengembang serta peneliti.
Peluncuran model ini sangat cepat terjadi setelah model-model sebelumnya dari DeepSeek, termasuk V3.1-Terminus dan V3.1, diluncurkan dalam waktu hanya beberapa minggu hingga bulan. Pendekatan ini memperlihatkan betapa agresif dan cepatnya perusahaan dalam berinovasi.
DeepSeek juga mengumumkan rencana mereka untuk menyesuaikan model AI mereka agar kompatibel dengan chip AI generasi berikutnya yang dikembangkan di China. Langkah ini penting untuk memperkuat ekosistem AI lokal dan mendukung kemandirian teknologi nasional.
Sebelumnya pada awal tahun, DeepSeek meluncurkan model R1 reasoning yang mendapatkan perhatian besar di dalam dan luar negeri hingga menimbulkan persaingan ketat antar perusahaan AI di China. Inovasi DeepSeek ini jelas berpotensi menggerakkan perkembangan AI di pasar domestik.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Penyesuaian model AI untuk kompatibilitas hardware lokal adalah kunci sukses dalam pengembangan AI jangka panjang, memastikan efisiensi dan pengurangan biaya operasional.Fei-Fei Li
Inovasi di tingkat model dan hardware secara bersamaan mempercepat penerapan AI dengan cara yang lebih berkelanjutan dan berdampak luas, terutama di pasar besar seperti China.

