Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem: Hujan Lebat dan Angin Kencang Melanda Indonesia

Sains
Iklim dan Lingkungan
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
29 Sep 2025
292 dibaca
2 menit
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem: Hujan Lebat dan Angin Kencang Melanda Indonesia

Rangkuman 15 Detik

Indonesia memasuki masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk hujan lebat dan angin kencang.
Siklon Tropis Bualoi berpotensi mempengaruhi cuaca ekstrem di wilayah Indonesia.
Memasuki akhir September 2025, Indonesia khususnya wilayah selatan mulai mengalami peralihan musim dari kemarau ke hujan. BMKG mencatat adanya cuaca yang tidak stabil dengan potensi hujan petir dan angin kencang yang biasanya terjadi menjelang sore hingga malam hari, sementara pagi harinya masih terasa hangat dan terik. Selain faktor musim, cuaca di Indonesia juga dipengaruhi oleh adanya beberapa sistem tekanan rendah di wilayah Belahan Bumi Utara. Salah satu yang paling berpengaruh adalah Siklon Tropis Bualoi yang terpantau di Laut China Selatan dengan kecepatan angin yang cukup tinggi sekitar 120 km/jam. Siklon ini memberikan dampak tidak langsung berupa hujan sedang hingga lebat di berbagai wilayah Indonesia dalam 1-2 hari ke depan. BMKG pun mengeluarkan laporan peringatan dini untuk periode 3 hari mendatang, dari 29 September hingga 1 Oktober 2025. Peringatan ini mencakup sejumlah wilayah di Indonesia mulai dari Aceh hingga Papua melalui kategori seperti waspada hujan sedang-lebat, siaga hujan lebat-sangat lebat, dan peringatan angin kencang di beberapa daerah termasuk DKI Jakarta. Wilayah yang mendapat status siaga hujan lebat-sangat lebat misalnya Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, dan beberapa daerah di Sulawesi. Sementara itu, DKI Jakarta diwaspadai mengalami kombinasi hujan sedang-lebat dan angin kencang. Hal ini menunjukkan potensi risiko seperti banjir dan gangguan aktivitas sehari-hari yang perlu diwaspadai oleh masyarakat. Dengan kondisi ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca dari sumber resmi dan meningkatkan kesiapsiagaan. Perubahan cuaca yang drastis dan potensi bencana lokal harus diantisipasi sedini mungkin agar kerugian dan dampak negatif dapat diminimalisir.

Analisis Ahli

Dr. Agus Santoso (Meteorolog BMKG)
Siklon Tropis Bualoi memang menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan fenomena cuaca ekstrem di sebagian wilayah Indonesia. Masyarakat perlu mengikuti informasi BMKG secara rutin agar dapat mempersiapkan diri menghadapi potensi badai dan hujan deras.