TLDR
Harga Bitcoin sedang dalam fase koreksi dan berisiko turun ke $100,000. Michael Saylor tetap optimis dan mendorong pengikutnya untuk membeli BTC meskipun ada volatilitas. Keputusan US Fed baru-baru ini mempengaruhi pasar Bitcoin secara signifikan. Harga Bitcoin mengalami konsolidasi di sekitar angka 109,500 dolar AS pada akhir pekan 28 September, dengan volume perdagangan yang menurun cukup signifikan. Penurunan ini mengikuti gelombang aksi jual selama tujuh hari yang dimulai setelah keputusan Federal Reserve AS yang mengurangi suku bunga sebesar 25 basis poin pada 18 September.Akibat keputusan Fed tersebut, harga Bitcoin untuk sementara turun di bawah 110,000 dolar AS, level yang sebelumnya sulit ditembus selama 20 hari. Volume perdagangan yang turun 33% pada hari Minggu juga menunjukkan bahwa minat pasar saat ini agak lemah dan belum yakin apakah harga dapat segera pulih.CEO dari perusahaan Bitcoin Strategy, Michael Saylor, tetap optimis meskipun harga mengalami tekanan. Ia menyeru para pengikutnya di platform X untuk membeli lebih banyak Bitcoin sebagai bentuk keyakinan terhadap prospek jangka panjang aset digital ini.Secara teknikal, grafik harian menunjukkan pola double top di sekitar kisaran 111,000 hingga 112,000 dolar AS. Pola ini biasanya merupakan sinyal pembalikan harga ke arah bawah, dengan target penurunan sekitar 100,780 dolar AS. Selain itu, indikator RSI juga menunjukkan kondisi mendekati oversold yang menggambarkan berkurangnya tekanan beli.Jika harga Bitcoin gagal kembali menembus level 110,000 dolar AS dalam beberapa hari ke depan, harga diperkirakan akan turun ke level support penting di 106,500 dolar AS. Penurunan lebih lanjut dapat membuka pintu bagi harga ke level psikologis 100,000 dolar AS, sementara penembusan kembali ke atas 112,000 dapat mengubah sentimen menjadi lebih positif.