Visa dan ABN AMRO Gandeng Pismo Luncurkan Kartu Digital untuk Gen Z
Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
28 Sep 2025
80 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Kemitraan Visa dengan ABN AMRO dan Pismo menunjukkan kemampuannya dalam inovasi cepat untuk memenuhi kebutuhan Generasi Z.
Visa terus beradaptasi dengan tren pembayaran digital dan cryptocurrency untuk menjaga pertumbuhan.
Meskipun menghadapi tantangan dari sistem pembayaran alternatif, Visa tetap optimis dengan proyeksi pendapatan yang signifikan.
Pada September 2025, ABN AMRO bekerja sama dengan Visa dan Pismo meluncurkan kartu debit baru bernama BUUT yang khusus dirancang untuk konsumen Generasi Z. Kartu ini dibuat menggunakan platform cloud-native dari Pismo dan berhasil dikembangkan hanya dalam 10 minggu. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana teknologi modern memungkinkan pengembangan produk keuangan yang cepat dan tepat sasaran bagi kebutuhan pasar muda.
Visa berperan penting dalam kolaborasi ini sebagai penyedia jaringan pembayaran yang memungkinkan bank dan fintech mengembangkan produk digital dengan gesit. Pendekatan berbasis API dan infrastruktur cloud-native menjadi tren utama dalam industri perbankan digital untuk menjawab preferensi konsumen yang terus berkembang, khususnya di segmen Generasi Z yang lebih melek teknologi.
Visa sendiri sedang mendorong ekspansi layanan tambahannya melalui berbagai kemitraan, seperti dengan Fold Holdings dalam meluncurkan kartu kredit dengan rewards Bitcoin. Upaya ini bagian dari strategi Visa untuk memasuki ruang aset digital dan memperluas alur pembayaran baru agar dapat terus tumbuh meskipun ada alternatif jaringan pembayaran yang mulai bermunculan.
Meskipun demikian, Visa menghadapi risiko serius dari pesaing platform pembayaran digital yang semakin inovatif serta tekanan regulasi yang kian ketat di berbagai pasar. Kondisi ini memicu kebutuhan Visa untuk terus berinovasi sekaligus beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis dan kebijakan regulasi agar tidak kehilangan pasar.
Perkiraan ke depan menunjukkan Visa menargetkan pendapatan sebesar 51,9 miliar USD dan laba 27,5 miliar USD pada tahun 2028, yang membutuhkan pertumbuhan pendapatan tahunan rata-rata 10,1%. Investor dinilai perlu memantau perkembangan pesaing dan perubahan teknologi yang dapat mempengaruhi prospek jangka panjang Visa di industri pembayaran global.
Analisis Ahli
Aswath Damodaran
Visa memiliki model bisnis kuat dengan aliran pendapatan yang stabil dari jaringan pembayarannya, namun inovasi dan adaptasi terhadap tren fintech akan sangat menentukan nilai perusahaan di masa depan.Mary Meeker
Kolaborasi Visa dengan startup dan integrasi ke aset digital seperti Bitcoin merupakan langkah strategis yang dapat memperluas basis pengguna dan meningkatkan relevansi di era digital.