Korea Selatan Genjot AI Berdaulat dengan Dana Rp5,3 Triliun untuk Lawan OpenAI
Teknologi
Kecerdasan Buatan
27 Sep 2025
243 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Korea Selatan berkomitmen untuk mengembangkan teknologi AI lokal untuk mengurangi ketergantungan pada solusi asing.
Perusahaan-perusahaan lokal seperti LG, SK Telecom, dan Naver Cloud memiliki pendekatan yang berbeda dalam pengembangan model bahasa.
Inisiatif pemerintah untuk mendukung perusahaan AI lokal menunjukkan pentingnya inovasi dan efisiensi dalam era digital.
Korea Selatan kini tengah memperkuat posisinya dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI) lokal dengan meluncurkan inisiatif AI berdaulat terbesar yang didanai dengan nilai sekitar Rp5,3 triliun (₩530 miliar). Upaya ini melibatkan lima perusahaan lokal terkemuka yang bertugas membangun model bahasa besar yang khusus dirancang untuk bahasa dan budaya Korea.
Lima perusahaan utama yang terlibat adalah LG AI Research, SK Telecom, Naver Cloud, NC AI, dan startup baru yang bernama Upstage. Pemerintah Korea Selatan akan mengawasi progres masing-masing tim setiap enam bulan, dengan mekanisme pengurangan jumlah peserta agar hanya dua perusahaan terbaik yang terus didukung untuk menjadi pemimpin teknologi AI nasional.
Setiap perusahaan membawa keunggulan unik seperti LG yang fokus pada efisiensi chip dan data industri, SK Telecom yang mengandalkan layanan telekomunikasi dan infrastruktur, serta Naver Cloud yang mengembangkan tumpukan teknologi AI komprehensif dari cloud sampai aplikasi konsumen. Startup Upstage berfokus pada dampak bisnis melalui model bahasa lokal yang efisien secara biaya.
Model-model yang dikembangkan sudah menunjukkan hasil yang patut diacungi jempol. Contohnya, model Exaone 4.0 dari LG dan Solar Pro 2 dari Upstage telah mendapatkan pengakuan dalam benchmar AI global serta dirancang untuk performa maksimal dalam konteks bahasa Korea, menghasilkan layanan AI yang relevan dan berguna bagi masyarakat dan industri Korea.
Langkah ini bukan hanya soal teknologi semata, tetapi juga strategi nasional untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi asing, menjaga keamanan data, dan mengembangkan ekosistem AI yang berkelanjutan dan kompetitif di pasar global. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, Korea Selatan berambisi menjadi pemain penting dalam era AI yang terus berkembang.
Analisis Ahli
Yoshua Bengio
Pengembangan model AI yang fokus pada bahasa dan konteks lokal merupakan langkah penting agar teknologi AI lebih inklusif dan berdaya guna di berbagai budaya dan bahasa. Inisiatif Korea Selatan ini bisa menjadi contoh bagi negara lain dalam mengurangi ketergantungan pada teknologi asing tanpa mengorbankan kemajuan inovasi.Fei-Fei Li
Memodifikasi dan mengadaptasi model AI untuk konteks lokal seperti yang dilakukan Korea Selatan sangat crucial untuk memastikan AI dapat dipakai secara efektif dan aman, terutama untuk aplikasi sehari-hari di industri dan pemerintahan.

