OpenAI Perluas Pasar Asia Lewat Kerja Sama Strategis dengan Kakao dan SoftBank
Teknologi
Kecerdasan Buatan
04 Feb 2025
237 dibaca
1 menit

OpenAI, perusahaan AI dari Amerika, sedang memperluas jangkauannya ke Asia dengan menjalin kerjasama strategis dengan Kakao, perusahaan teknologi asal Korea Selatan yang mengoperasikan aplikasi pesan populer, KakaoTalk. Kerjasama ini bertujuan untuk mengembangkan asisten berbahasa Korea bernama Kanana yang didukung oleh teknologi OpenAI, serta mengintegrasikan teknologi OpenAI ke dalam KakaoTalk. Selain itu, Kakao juga akan menggunakan ChatGPT Enterprise untuk karyawan mereka. Di sisi lain, SoftBank, perusahaan Jepang, mengumumkan investasi besar-besaran sebesar Rp 50.10 triliun ($3 miliar) untuk menerapkan teknologi OpenAI di berbagai operasinya dan mendirikan usaha patungan bernama SB OpenAI Japan.
Kerjasama ini tidak hanya akan membawa layanan OpenAI ke lebih banyak pengguna di Asia, tetapi juga membantu OpenAI dalam melatih model bahasa besar mereka dengan konten dan perilaku pengguna dari berbagai bahasa. Hal ini penting karena adanya persaingan dari perusahaan AI asal China, DeepSeek, yang menunjukkan bahwa OpenAI perlu memperluas jangkauannya secara internasional dan meningkatkan kemampuannya dalam berbagai bahasa. Selain itu, OpenAI juga menjalin hubungan dengan raksasa teknologi Korea lainnya seperti Samsung dan SK Hynix untuk membahas pengembangan chip dan perangkat bertenaga AI.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Ekspansi global dan kolaborasi lokal adalah kunci sukses dalam mengembangkan AI yang relevan secara budaya dan linguistik. OpenAI membuat keputusan yang tepat dengan mengintegrasikan teknologinya ke platform yang sudah populer di tingkat regional.Fei-Fei Li
Membangun model AI yang kuat untuk berbagai bahasa merupakan tantangan besar, dan kolaborasi strategis seperti dengan Kakao dan SoftBank memungkinkan OpenAI mendapatkan data yang diperlukan untuk peningkatan kualitas AI mereka.

