Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Huawei Dan DeepSeek Dorong Chip AI China Untuk Saingi Nvidia Dan Capai Swasembada

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
27 Sep 2025
1054 dibaca
2 menit
Huawei Dan DeepSeek Dorong Chip AI China Untuk Saingi Nvidia Dan Capai Swasembada

TLDR

DeepSeek dan Huawei menunjukkan kemajuan dalam teknologi AI Tiongkok meskipun ada pembatasan dari AS.
Huawei berfokus pada pengembangan chip Ascend untuk mendukung inisiatif AI dan mengurangi ketergantungan pada teknologi asing.
Tiongkok berupaya untuk meningkatkan kapasitas produksi chip domestik untuk mendukung pertumbuhan industri AI.
Startup AI China, DeepSeek, dan raksasa teknologi Huawei semakin mandiri dengan mengembangkan chip-chip AI domestik yang mampu menyaingi teknologi chip dari Nvidia, perusahaan AS yang sebelumnya mendominasi pasar. Ini menjadi respons terhadap pembatasan ekspor AS yang membatasi akses mereka terhadap teknologi canggih Nvidia, memicu percepatan inovasi dalam negeri.Huawei memperkenalkan roadmap chip Ascend terbaru yang akan terus meningkat performanya hingga 2028, serta perangkat komputasi supernode canggih yang dapat menggabungkan hingga satu juta unit pemrosesan AI. Dengan teknologi ini, Huawei berharap dapat mengatasi keterbatasan proses manufaktur chip domestik dan memperkuat posisi mereka di pasar AI.Meski demikian, performa chip Huawei masih tertinggal satu atau dua generasi dibandingkan Nvidia. Namun, inovasi seperti chip stacking dan clustering yang sedang dikembangkan diyakini dapat menutup kesenjangan tersebut, meskipun juga menghadirkan tantangan masalah daya, kabel, dan keandalan.Pesaing lain seperti Cambricon juga menunjukkan performa luar biasa dengan pendapatan yang melonjak drastis, menarik perhatian investor, dan menunjukkan bahwa pasar chip AI domestik terus berkembang. Selain itu, perusahaan-perusahaan besar seperti Tencent dan Alibaba juga mulai beradaptasi dan menggunakan chip AI buatan dalam infrastruktur cloud dan AI mereka.Tantangan terbesar masih ada di kapasitas produksi dan kualitas manufaktur chip domestik, terutama di pabrik-pabrik di bawah tekanan sanksi AS. Namun, Huawei dan mitra lokal lainnya tetap optimis melanjutkan pengembangan chip dan teknologi AI untuk mengurangi ketergantungan pada impor dan mencapai kemandirian teknologi yang lebih besar bagi China.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.