Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Cipher Mining Dapatkan Dana 1,08 Miliar USD untuk Ekspansi Komputasi dan Data Center

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (5mo ago) investment-and-capital-markets (5mo ago)
26 Sep 2025
160 dibaca
2 menit
Cipher Mining Dapatkan Dana 1,08 Miliar USD untuk Ekspansi Komputasi dan Data Center

Rangkuman 15 Detik

Cipher Mining berhasil mengamankan penawaran swasta yang lebih besar dari yang direncanakan.
Penurunan harga saham CIFR dipicu oleh aktivitas hedging delta dari bank.
Kesepakatan hosting AI dengan Google dan Fluidstack menunjukkan potensi pertumbuhan Cipher Mining di masa depan.
Cipher Mining baru-baru ini melakukan penawaran obligasi konversi senior tanpa bunga senilai 1,08 miliar dolar AS, yang awalnya direncanakan sebesar 800 juta dolar AS. Obligasi ini jatuh tempo pada tahun 2031 dan menawarkan hak konversi saham pada harga 16,03 dolar per saham, yang merupakan premi sebesar 37,5% dari harga saham saat ini. Dana yang diperoleh dari penawaran ini akan digunakan Cipher Mining untuk beberapa tujuan utama, termasuk melakukan transaksi capped call, membangun pusat data Barber Lake yang baru, dan mengembangkan pipeline komputasi berkinerja tinggi sebesar 2,4 gigawatt yang dapat mendukung aplikasi AI dan komputasi intensif. Penawaran obligasi ini terjadi saat Cipher Mining mengumumkan sebuah kesepakatan hosting AI senilai 3 miliar dolar AS dengan Google dan Fluidstack, yang akan memperkuat posisi perusahaan di pasar komputasi dan teknologi tinggi. Harga saham Cipher Mining mengalami penurunan tajam hingga 17% pada hari Kamis dan terus turun sebesar 1% pada perdagangan pra-pasar, yang diperkirakan disebabkan oleh aktivitas delta hedging yang dilakukan bank yang terlibat dalam penawaran obligasi konversi ini. Aktivitas ini lazim terjadi pada perusahaan teknologi saat melakukan penawaran modal. Meski harga saham sempat turun, langkah perusahaan mendapatkan pendanaan besar ini menjadi sinyal kuat bahwa Cipher Mining siap untuk memperluas kapasitas dan kapabilitas teknologi mereka dalam menghadapi persaingan di bidang komputasi dan data center yang semakin ketat.

Analisis Ahli

Dr. Rizal Fadli, Analis Pasar Modal Indonesia
Penawaran convertible note sering kali memicu aksi jual saham sementara karena aktivitas lindung nilai bank, tapi strategi tersebut dapat membantu perusahaan mengamankan modal besar untuk ekspansi penting, yang berpotensi meningkatkan valuasi jangka panjang.