AI summary
Mercedes-Benz dan ByteDance memperluas kolaborasi untuk teknologi mobil pintar di Tiongkok. Model mobil listrik baru akan dilengkapi dengan AI yang dapat mengenali emosi dan dialek. Permintaan konsumen untuk fitur canggih dalam kendaraan meningkat, menunjukkan potensi pasar yang besar untuk teknologi ini. Mercedes-Benz dan ByteDance semakin mempererat kerja sama mereka dalam pengembangan teknologi mobil pintar di pasar China yang besar dan kompetitif. Kerja sama ini bermula pada tahun 2023 dan kini telah meluas untuk fokus pada kecerdasan buatan dan pengalaman berkendara yang lebih cerdas.Salah satu hasil dari kerja sama ini adalah peluncuran model mobil listrik baru CLA dengan teknologi AI bernama Doubao yang dapat mengenali berbagai dialek lokal serta merasakan emosi pengemudi dan penumpang. Hal ini menunjukkan betapa mendalamnya penyesuaian teknologi terhadap selera dan kebutuhan pelanggan di China.Selain itu, ByteDance menyediakan layanan cloud computing melalui Volcano Engine yang diintegrasikan ke dalam kendaraan, sehingga memungkinkan aggregasi aplikasi populer milik ByteDance seperti Xigua, Jinri Toutiao, dan Douyin langsung dari mobil.Data menunjukkan bahwa masyarakat China sangat menghargai teknologi kendaraan pintar, dengan 90% konsumen siap membayar lebih untuk fitur-fitur ini. Bahkan, sejumlah besar dari mereka rela mengeluarkan tambahan hingga 10.000 yuan untuk mendapatkan pengalaman berkendara yang lebih cerdas dan aman.Lebih jauh lagi, Mercedes-Benz juga sedang merencanakan akuisisi saham minoritas di perusahaan pengembang sistem mengemudi otonom Chongqing Qianli Technology. Strategi ini menegaskan fokus perusahaan dalam memperkuat kapasitas teknologi lunak yang dibutuhkan untuk kendaraan masa depan di China.
Kemitraan Mercedes-Benz dengan ByteDance menandai langkah strategis penting untuk menghadirkan solusi AI canggih yang benar-benar lokal dan relevan bagi konsumen China. Dengan memanfaatkan teknologi cloud dan AI dari ByteDance, Mercedes-Benz tidak hanya meningkatkan fitur mobil pintar, tapi juga membangun ekosistem teknologi yang mampu bersaing di pasar global otomotif masa depan.