Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mercedes-Benz Ingin Investasi di Qianli untuk Perkuat Teknologi Mengemudi Otonom di Cina

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (6mo ago) artificial-intelligence (6mo ago)
25 Sep 2025
96 dibaca
2 menit
Mercedes-Benz Ingin Investasi di Qianli untuk Perkuat Teknologi Mengemudi Otonom di Cina

Rangkuman 15 Detik

Mercedes-Benz berusaha meningkatkan kehadirannya di pasar Tiongkok melalui investasi di perusahaan teknologi lokal.
Kerjasama antara Geely dan Mercedes-Benz menunjukkan potensi kolaborasi di bidang teknologi otomotif.
Pasar kendaraan listrik di Tiongkok menghadapi tantangan persaingan yang ketat, memaksa produsen untuk beradaptasi.
Mercedes-Benz Group berencana mengambil saham minoritas di perusahaan teknologi mengemudi otonom asal Cina bernama Chongqing Qianli Technology. Perusahaan ini sudah terdaftar di bursa saham Shanghai dan dikenal fokus pada pengembangan sistem mengemudi yang bisa berjalan sendiri tanpa campur tangan manusia. Nilai perusahaan Qianli diperkirakan sekitar 59,5 miliar yuan atau setara dengan 8,35 miliar dolar Amerika Serikat. Dalam rencananya, investasi ini akan membantu Mercedes-Benz meningkatkan kemampuan perangkat lunak dan teknologi cerdas mereka khususnya di pasar Cina yang sangat penting untuk produk kendaraan masa depan mereka. Zhejiang Geely Holding Group, yang sudah menjadi pendukung utama Qianli, ikut memfasilitasi diskusi antara Mercedes-Benz dan Qianli. Geely juga telah mengintegrasikan aset mengemudi otomatisnya ke dalam Qianli untuk menjadikannya pusat utama pengembangan teknologi mengemudi cerdas. Jika kesepakatan ini berhasil, Qianli diharapkan dapat bekerja sama dengan Mercedes-Benz dalam riset dan pengembangan, serta memasok teknologi untuk kendaraan Mercedes-Benz yang bakal diluncurkan di Cina. Hal ini menjadi tanda hubungan yang semakin erat antara Geely dan Mercedes-Benz, termasuk kolaborasi potensial pada proyek mesin pembakaran. Berinvestasi dalam perusahaan teknologi lokal merupakan salah satu strategi Mercedes-Benz untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan kompetisi di pasar Cina yang sangat dinamis, terutama karena permintaan kendaraan listrik mewah yang mengalami persaingan ketat dari merek lokal yang terus berkembang.

Analisis Ahli

Dr. Li Wei, Pakar Otomotif Cina
Investasi Mercedes-Benz di Qianli menunjukkan bahwa perusahaan global kini menyadari pentingnya kolaborasi lokal untuk memenangkan pasar otomotif Cina yang unik dan cepat berubah.
Prof. Michael Bauer, Ahli Strategi Otomotif Jerman
Menggandeng pemain lokal untuk teknologi otonom adalah langkah cerdas yang bisa membantu Mercedes-Benz mempertahankan relevansi teknologinya di Cina, pasar EV terbesar di dunia.