Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Perp DEX dan CEX: Inovasi Hybrid Menjadi Masa Depan Pertukaran Kripto

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (6mo ago) cryptocurrency (6mo ago)
26 Sep 2025
82 dibaca
2 menit
Perp DEX dan CEX: Inovasi Hybrid Menjadi Masa Depan Pertukaran Kripto

Rangkuman 15 Detik

Perp DEX, seperti Hyperliquid dan Aster, menunjukkan potensi besar dalam volume perdagangan yang sebelumnya hanya dicapai oleh CEX.
CEX masih memiliki keuntungan dalam likuiditas dan kepatuhan regulasi, yang penting bagi pengguna institusi.
Model hibrida diprediksi menjadi arah masa depan pertukaran crypto, menggabungkan keunggulan dari CEX dan DEX.
Perkembangan platform pertukaran kripto menunjukkan perubahan menarik dengan naiknya volume perdagangan perp DEXs seperti Hyperliquid dan Aster yang mulai menyaingi CEX. Ini menunjukkan perpindahan tren penting dalam dunia trading kripto dari model terpusat ke terdesentralisasi. Fokus artikel ini adalah membahas bagaimana perubahan tersebut memengaruhi lanskap industri dan apa arti pentingnya untuk pengguna dan institusi ke depan. Token-token dari centralized exchanges (CEX) mengalami kenaikan nilai yang signifikan sebelum koreksi pasar pada September. Hal ini dianggap sebagai tanda meningkatnya minat dari investor institusional serta adanya kejelasan regulasi yang lebih baik. Ahli berpendapat bahwa kondisi ini memperkuat posisi CEX dengan likuiditas yang tinggi, kemudahan penggunaan, dan akses on/off-ramp fiat, sehingga menjadikan CEX masih sangat penting terutama bagi pengguna baru dan institusi. Desentralisasi menawarkan keunggulan seperti privasi lebih baik, transparansi dalam transaksi, dan akses ke token-token bernilai kecil yang biasanya tidak tersedia di CEX. Decentralized exchanges (DEX) memberikan kontrol penuh atas aset kepada pengguna dan memungkinkan trading langsung dari dompet non-custodial mereka. Keunggulan ini sangat menarik bagi pengguna yang mengutamakan kebebasan dan keamanan pribadi. Para ahli seperti Frank Combay, Farzam Ehsani, dan Lionel Iruk sepakat bahwa masa depan pertukaran kemungkinan tidak akan didominasi oleh satu model saja. Sebaliknya, hybrid exchange yang menggabungkan likuiditas dan kemudahan CEX dengan otonomi dan transparansi DEX akan menjadi solusi yang paling efektif untuk mengakomodasi beragam kebutuhan pasar. Model ini juga dinilai lebih mampu menghadapi risiko keamanan dan tantangan regulasi yang ada. Data volume perdagangan menunjukkan bahwa perp DEX semakin menguat dengan porsi signifikan dibandingkan CEX, menandai perubahan struktural dalam perilaku pasar. Sementara CEX masih penting, mereka harus berinovasi dan beradaptasi dengan tren perp DEX dan hybrid jika ingin mempertahankan posisi mereka sebagai pusat perdagangan kripto yang utama.

Analisis Ahli

Frank Combay
Rally token CEX menunjukkan adanya permintaan institusional yang kuat didukung oleh kejelasan regulasi, mendukung likuiditas dan volume di CEX untuk jangka panjang. Hybrid exchange menjadi langkah logis untuk mengatasi keterbatasan baik di CEX maupun DEX.
Farzam Ehsani
CEX dan DEX bukanlah kompetitor yang saling menggantikan melainkan saling melengkapi dengan fokus berbeda: CEX untuk pengguna baru dan institusi, DEX untuk privasi dan inovasi token kecil.
Lionel Iruk
Pergerakan token CEX mencerminkan minat investor pada ekosistem dengan utilitas dan tata kelola, tapi tetap harus membedakan antara pergerakan jangka pendek dan nilai jangka panjang. Model hibrida akan menjadi evolusi alami yang dapat menyatukan keunggulan kedua jenis platform.