Aplikasi Neon Mobile Ditutup Karena Kebocoran Data dan Risiko Privasi Dalam
Teknologi
Keamanan Siber
26 Sep 2025
193 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Aplikasi Neon Mobile ditarik dari toko aplikasi akibat kebocoran data pengguna.
Tech Crunch menemukan lubang keamanan yang memungkinkan akses tidak sah ke data pengguna.
Neon Mobile menawarkan imbalan finansial kepada penggunanya, tetapi dengan risiko privasi yang tinggi.
Neon Mobile adalah sebuah aplikasi yang membayar penggunanya setiap kali mereka melakukan panggilan telepon. Pengguna bisa mendapatkan uang hingga ratusan hingga ribuan dolar per tahun. Namun, aplikasi ini harus ditarik dari toko aplikasi setelah terungkap adanya kebocoran data pengguna yang cukup serius.
Peneliti dari Tech Crunch menemukan bahwa Neon Mobile memiliki celah keamanan yang sangat berbahaya. Celah ini memungkinkan pengguna untuk mengakses data panggilan dan rekaman audio orang lain. Ini jelas melanggar privasi dan menimbulkan risiko keamanan yang besar bagi penggunanya.
Selain itu, pihak Neon Mobile dilaporkan menjual rekaman audio pengguna ke perusahaan AI. Neon memberikan peringatan dalam syarat dan ketentuannya bahwa mereka dapat merekam dan menggunakan rekaman tersebut untuk berbagai keperluan, bahkan menjualnya dan memperlihatkannya secara publik.
Popularitas Neon Mobile naik sangat cepat dalam beberapa minggu terakhir di App Store Amerika Serikat, sampai akhirnya masalah kebocoran data ini muncul. Pendiri dan CEO Neon, Alex Kiam, mengaku sudah memutuskan koneksi aplikasi ke server dan meminta pengguna untuk menghentikan sementara penggunaan aplikasi tersebut.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi pengguna dan pengembang aplikasi bahwa keamanan dan privasi data harus menjadi prioritas utama. Regulasi dan pengawasan lebih ketat terhadap aplikasi serupa diperlukan untuk melindungi masyarakat dari kerugian data pribadi.
Analisis Ahli
Ahmad Rivai, Pakar Keamanan Siber
Kasus Neon Mobile adalah contoh nyata kegagalan dalam pengelolaan data dan kurangnya proteksi yang memadai. Perusahaan harus menerapkan standar keamanan yang ketat agar bisa menjaga kepercayaan pengguna.

