Investasi AI: Mengapa Alibaba dan ASML Lebih Menjanjikan Daripada Palantir
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
26 Sep 2025
135 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Palantir Technologies menunjukkan pertumbuhan yang signifikan berkat platform AI mereka.
Valuasi saham Palantir sangat tinggi dibandingkan dengan perusahaan lain di sektor yang sama.
Alibaba dan ASML menawarkan peluang investasi yang lebih menarik dengan valuasi yang lebih rendah dan potensi pertumbuhan yang kuat.
Sejak OpenAI meluncurkan ChatGPT pada akhir 2022, saham teknologi di bidang kecerdasan buatan melonjak tajam. Salah satu yang paling menonjol adalah Palantir Technologies, yang sahamnya meningkat hingga 2.300%. Namun, kenaikan harga yang tajam ini diikuti dengan valuasi yang sangat tinggi, membuat investasi dalam saham ini penuh risiko.
Palantir sendiri terus memperkuat kinerjanya dengan peluncuran platform AI yang memungkinkan penggunaan model bahasa besar dalam perangkat lunaknya. Pendapatan terbaru Palantir meningkat 48% dibandingkan tahun sebelumnya, terutama di sektor komersial AS yang menunjukkan pertumbuhan hampir dua kali lipat.
Namun, dibandingkan dengan Palantir, perusahaan seperti Alibaba menunjukkan pertumbuhan yang stabil dan valuasi yang jauh lebih masuk akal. Sebagai penyedia cloud terbesar di Cina, Alibaba mengalami pertumbuhan pendapatan 26% dalam kuartal terakhir dan berinvestasi besar-besaran dalam infrastruktur AI di tengah persaingan teknologi yang ketat.
ASML, perusahaan pembuat peralatan litografi chip canggih, juga menawarkan prospek menarik. Dengan teknologi unggulan seperti mesin ultraviolet ekstrim (EUV) yang sangat penting untuk produksi chip canggih, ASML menikmati pertumbuhan pendapatan tinggi 34% dan memiliki peluang untuk memperluas margin laba mereka lebih jauh.
Mengingat valuasi yang sangat tinggi Palantir, para analis dan investor mulai melihat Alibaba dan ASML sebagai pilihan investasi yang lebih bijak karena pertumbuhan dan valuasi yang lebih seimbang. Data dan tren saat ini menunjukkan kemungkinan besar kedua perusahaan ini akan melampaui kapitalisasi pasar Palantir dalam beberapa tahun ke depan.
Analisis Ahli
Adam Levy
Palantir menunjukkan momentum kuat tapi valuasinya terlalu tinggi; Alibaba dan ASML lebih menarik untuk investasi jangka panjang di sektor AI.