AI summary
Michael Saylor menjadi sorotan dalam debat mengenai perubahan protokol Bitcoin. Perubahan pada fitur OP_RETURN dalam Bitcoin Core memicu kontroversi di antara komunitas Bitcoin. Pendukung Bitcoin Knots dan Bitcoin Core memiliki pandangan yang berbeda tentang masa depan jaringan Bitcoin. Michael Saylor, tokoh penting di dunia Bitcoin, baru-baru ini kembali membagikan video lama yang membahas perubahan teknis pada protokol Bitcoin, terutama soal fitur OP_RETURN yang memungkinkan penyimpanan data lebih besar dalam transaksi. Hal ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan pengguna Bitcoin.Bitcoin Core, perangkat lunak utama yang digunakan sebagian besar node Bitcoin, berencana merilis versi baru yang menaikkan batas data OP_RETURN dari 80 byte menjadi 100.000 byte. Tujuannya adalah agar aplikasi Bitcoin bisa menjadi lebih kompleks dan efisien tanpa perlu solusi alternatif.Namun, sebagian komunitas khawatir jika batas data diperbesar, jaringan bisa menjadi lebih lambat dan penuh dengan data yang tidak diinginkan atau ilegal. Bitcoin Knots, sebuah perangkat lunak alternatif, menentang perubahan tersebut dan mendorong node untuk tidak mengikuti upgrade dari Bitcoin Core.Kejadian ini memicu spekulasi karena Michael Saylor tampaknya mendukung Bitcoin Knots setelah memposting ulang video tersebut, padahal dia belum mengkonfirmasi pandangannya secara resmi. Hal ini menimbulkan ketegangan dan kebingungan di komunitas yang sudah terpecah.Perdebatan ini mengingatkan pada kontroversi sebelumnya tentang Ordinals, suatu inovasi yang juga membagi pendapat di kalangan Bitcoiners, antara yang ingin inovasi versus yang ingin Bitcoin tetap fokus sebagai uang digital murni.
Michael Saylor dikenal cermat dalam menyampaikan pendapat, jadi repost video dengan pesan pro-Knots yang tersembunyi bisa jadi hanya kesalahan atau kurangnya perhatian pada detail. Situasi ini menunjukan betapa sensitif dan terpolarisasinya sekarang komunitas Bitcoin sehingga setiap isyarat kecil bisa memicu kontroversi besar.