Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kontroversi Besar Bitcoin Core v30 Soal Perubahan Data OP_RETURN

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
30 Sep 2025
59 dibaca
2 menit
Kontroversi Besar Bitcoin Core v30 Soal Perubahan Data OP_RETURN

AI summary

Pembaruan Core v30 Bitcoin dapat mengubah cara data non-finansial disimpan di jaringan.
Debat tentang batas OP_RETURN menunjukkan perpecahan dalam komunitas Bitcoin mengenai tujuan dan penggunaan jaringan.
Tanggung jawab hukum terkait data di blockchain Bitcoin masih menjadi isu yang belum terjawab.
Bitcoin Core akan merilis update versi 30 pada Oktober 2025 yang akan memperbesar batas OP_RETURN. OP_RETURN ini adalah fitur yang memungkinkan menyisipkan data tambahan di dalam transaksi Bitcoin tanpa mengganggu uang yang bisa dibelanjakan. Perubahan ini punya tujuan agar orang bisa menyisipkan lebih banyak data seperti pesan atau dokumen dalam transaksi.Namun, rencana ini membangkitkan perdebatan lama di komunitas Bitcoin. Beberapa pihak menganggap ini memberi cara aman dan terorganisir untuk menempelkan data tanpa mengacaukan blockchain. Tapi yang lain khawatir peningkatan OP_RETURN justru bisa disalahgunakan untuk spam atau hal ilegal yang membuat Bitcoin kehilangan fokusnya sebagai mata uang digital.Tokoh terkemuka seperti Luke Dashjr ingin aturan lebih ketat dan penyaringan data yang dianggap 'sampah', sementara CEO Blockstream Adam Back melawan sensor dan menyebut tindakan seperti itu berbahaya bagi kebebasan Bitcoin. Ada juga pertanyaan hukum tentang siapa yang bertanggung jawab kalau data berbahaya tersimpan di blockchain.Lebih jauh, data yang sudah masuk blockchain tidak bisa dihapus sehingga upaya pengguna atau penambang hanya sebatas apa transaksi yang dipilih untuk dimasukkan blok baru. Di sisi lain, ada juga keyakinan bahwa menjaga sifat blockchain yang tidak bisa diubah adalah hal yang penting untuk kepercayaan jangka panjang sistem ini.Perdebatan ini membuka retakan di komunitas Bitcoin dan kemungkinan akan terus berlangsung saat update diluncurkan, karena antara inovasi dan menjaga fungsi inti Bitcoin sulit dipertemukan. Masa depan Bitcoin bisa menampilkan klien alternatif dan pergeseran kebijakan dalam menyikapi data tambahan di jaringan.

Experts Analysis

Andrew M. Bailey
Perlindungan hukum untuk node yang menyimpan data berbahaya di blockchain masih samar dan menantang regulasi saat ini, menunjukkan kebutuhan kajian hukum yang mendalam.
Luke Dashjr
Memiliki pandangan bahwa data non-keuangan adalah spam yang harus diminimalkan lewat aturan relay yang lebih ketat demi menjaga kesehatan jaringan.
Adam Back
Menolak penerapan sensor atau filter karena bisa membuka celah sensor dan ancaman terhadap kebebasan jaringan Bitcoin.
Erin Redwing
Teknisnya data yang sudah di blockchain tidak bisa dihapus, sehingga prioritas harus kepada kelanjutan sifatnya yang tetap immutable dan terpercaya.
Editorial Note
Peningkatan batas OP_RETURN memang dapat memperkaya fungsi Bitcoin namun secara bersamaan membahayakan integritas tujuan utamanya sebagai sistem pembayaran tahan sensor. Komunitas perlu mencari keseimbangan keras antara inovasi teknis dan menjaga ekosistem tetap bersih dari potensi penyalahgunaan data ilegal yang sulit dihapus.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.