Jane Street Ungkap Kepemilikan Besar di Saham Meme Opendoor yang Melonjak Tajam
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
25 Sep 2025
25 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Jane Street, perusahaan perdagangan besar, menginvestasikan 5,9% di Opendoor Technologies.
Saham Opendoor telah mengalami lonjakan harga yang signifikan berkat minat dari investor ritel.
Opendoor Technologies menghadapi tantangan dengan pandangan negatif dari Wall Street dan statusnya sebagai meme stock.
Jane Street, perusahaan perdagangan besar dengan teknologi canggih, baru-baru ini mengungkapkan bahwa mereka memiliki 5,9% saham di Opendoor Technologies, platform jual beli properti secara online yang tengah naik daun karena mendapat perhatian besar dari investor ritel.
Saham Opendoor melonjak hingga 450% sejak awal tahun ini, didorong oleh hype media sosial dan antusiasme para pelaku pasar ritel yang mencari peluang di saham meme terbaru. Pada perdagangan terakhir, saham ini naik lebih dari 8%.
Baru-baru ini perusahaan juga memperkuat manajemennya dengan menunjuk mantan COO Shopify sebagai CEO baru dan memasukkan para pendiri perusahaan ke dalam dewan direksi. Langkah ini diikuti pula dengan suntikan dana segar yang memperbaiki kondisi modal perusahaan.
Meskipun demikian, Opendoor masih belum membukukan keuntungan dan menjadi target shorts dari hedge funds yang masih pesimis terhadap prospek jangka panjangnya. Banyak analis juga menilai saham ini layak dijual atau setidaknya ditahan, dengan target harga rata-rata hanya di 1,02 dolar AS per saham.
Investasi oleh Jane Street dianggap sebagai sinyal bahwa perusahaan ini mulai dilirik investor besar, meskipun belum jelas apakah itu sebuah taruhan spekulatif atau bagian dari strategi hedging yang lebih kompleks. Hal ini membuat saham Opendoor terus menjadi sorotan dalam dunia pasar modal.
Analisis Ahli
Michael Burry
Jane Street mungkin sedang mengambil posisi yang sangat berani, namun saya masih waspada karena saham meme seperti Opendoor sangat rentan terhadap hype yang mudah berbalik arah.Cathie Wood
Investasi pada perusahaan teknologi disruptif seperti Opendoor adalah langkah yang bijak jika mereka dapat memanfaatkan momentum pertumbuhan yang kuat dari preferensi konsumen terhadap platform digital.