Saham Opendoor Fluktuatif: Risiko Besar untuk Investor Jangka Panjang
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
09 Sep 2025
274 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Saham Opendoor sangat volatil dan dapat berisiko bagi investor jangka panjang.
Media sosial berperan besar dalam meningkatkan volume perdagangan saham Opendoor.
Kembalinya pendiri Keith Rabois menjadi topik hangat di kalangan trader, meskipun belum ada kepastian tentang hal ini.
Saham Opendoor Technologies mengalami fluktuasi harga yang signifikan pada hari Senin. Saham sempat naik hingga 10% di pagi hari, namun kemudian turun bahkan lebih rendah dari harga awalnya di tengah perdagangan siang. Hal ini memperlihatkan betapa berisikonya saham ini bagi para investor yang ingin berinvestasi dalam jangka panjang.
Kenaikan harga saham di awal hari dipicu oleh pemberitaan tentang pembelian saham sebanyak 30.000 lembar oleh CEO sementara Opendoor, Shrisha Radhakrishna. Namun pembelian tersebut sebenarnya sudah terjadi beberapa hari sebelumnya, setelah dia resmi menjadi CEO sementara menggantikan Carrie Wheeler.
Selain itu, dorongan dari media sosial juga dapat mempengaruhi pergerakan saham Opendoor. Beberapa komunitas di platform seperti Reddit membuat kampanye agar co-founder perusahaan, Keith Rabois, kembali ke perusahaan. Namun sejauh ini, belum ada tanda-tanda Rabois akan kembali.
Saham Opendoor juga memiliki short interest yang cukup tinggi, yakni lebih dari 24% sahamnya dipinjam dan dijual oleh para short-seller. Kondisi ini menjadikan kenaikan harga saham berpotensi semakin kuat akibat short squeeze, di mana para short-seller terpaksa menutup posisi mereka saat harga naik.
Meski begitu, secara fundamental, Opendoor menghadapi tantangan karena pasar rumah yang lesu. Perusahaan beroperasi di industri properti yang sangat sensitif terhadap suku bunga. Dengan rencana penurunan suku bunga oleh Federal Reserve, ada harapan pasar bisa membaik, tapi risiko masih besar. Investor harus berhati-hati jika ingin membeli saham ini.
Analisis Ahli
Howard Marks (Investor dan penulis terkenal)
Volatilitas saham seperti Opendoor merefleksikan risiko tinggi dimana harga lebih sering didorong oleh spekulasi daripada fundamental bisnis yang kuat.