TSMC dan Nvidia Gunakan AI untuk Desain Chip AI Lebih Hemat Energi
Teknologi
Kecerdasan Buatan
25 Sep 2025
155 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
TSMC berupaya meningkatkan efisiensi energi chip AI hingga 10 kali lipat.
Chiplet menjadi bagian penting dari strategi desain chip yang lebih efisien.
Penyedia perangkat lunak Cadence dan Synopsys berperan penting dalam pengembangan alat desain chip berbasis AI.
Perusahaan pembuat chip seperti TSMC menghadapi tantangan besar karena chip AI yang kuat saat ini menghabiskan banyak listrik. Misalnya, server AI Nvidia dapat menggunakan hingga 1,200 watt listrik yang sangat tinggi.
Untuk mengatasi masalah ini, TSMC memperkenalkan strategi baru menggunakan software bertenaga AI yang dapat merancang chip dengan lebih efisien dan hemat energi, hingga 10 kali lipat lebih baik dibanding desain sebelumnya.
Teknologi baru yang digunakan TSMC adalah konsep 'chiplets', dimana chip besar dibentuk dari beberapa bagian kecil yang menggunakan teknologi berbeda dalam satu kemasan untuk meningkatkan efisiensi.
Software AI dari perusahaan seperti Cadence dan Synopsys memainkan peranan penting dalam proses desain ini, mampu menemukan solusi yang lebih optimal dan cepat dibandingkan insinyur manusia dalam menyelesaikan tugas-tugas rumit.
Dengan metode baru ini, diharapkan chip AI di masa depan tidak hanya lebih hemat energi tapi juga lebih cepat dalam proses produksinya, membantu mengurangi biaya dan dampak lingkungan dari perangkat teknologi.
Analisis Ahli
Dr. John Hennessy
Integrasi AI dalam desain chip menandai era baru inovasi teknologi yang akan mempercepat pengembangan hardware sekaligus mengoptimalkan konsumsi daya secara signifikan.

