Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Raytheon Kembangkan Senjata Pintar Peluncur Darat StormBreaker dalam 50 Hari

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (6mo ago) artificial-intelligence (6mo ago)
25 Sep 2025
184 dibaca
2 menit
Raytheon Kembangkan Senjata Pintar Peluncur Darat StormBreaker dalam 50 Hari

Rangkuman 15 Detik

StormBreaker adalah senjata pintar yang dapat diluncurkan dari darat dan memiliki kemampuan untuk menyerang dalam kondisi cuaca buruk.
Raytheon berhasil mengembangkan StormBreaker dalam waktu singkat dengan memanfaatkan komponen yang sudah ada.
Senjata ini dirancang untuk meningkatkan keamanan dan efektivitas pasukan dalam misi serangan presisi.
Raytheon, perusahaan teknologi pertahanan asal Virginia, berhasil mengembangkan varian baru dari senjata pintar StormBreaker yang sebelumnya digunakan untuk peluncuran udara, kini bisa diluncurkan dari darat. Proses pengembangan varian ini berlangsung sangat cepat, hanya dalam 50 hari, dan sudah berhasil melewati serangkaian uji coba awal. Senjata StormBreaker versi peluncur darat ini menggunakan motor roket komersial dan berhasil mencapai ketinggian sekitar 20.000 kaki saat diuji coba. Senjata ini dirancang untuk dapat menyerang target bergerak maupun diam dalam berbagai kondisi cuaca, baik di darat maupun di laut, bahkan saat sinyal GPS terganggu. StormBreaker memiliki sistem pencari canggih yang menggunakan tiga mode sekaligus: radar gelombang milimeter yang bisa menembus cuaca buruk, inframerah yang memberi kemampuan diskriminasi target lebih baik, dan laser semi-aktif yang memungkinkan penguncian target lewat laser designator di udara atau darat. Kombinasi ini membuat StormBreaker sangat fleksibel dan andal. Keunggulan lainnya adalah ukuran senjata yang kecil sehingga memungkinkan penggunaan lebih sedikit pesawat untuk menembak sejumlah target yang sama bila dibandingkan dengan senjata berukuran lebih besar. Jarak serangannya juga mencapai lebih dari 45 mil, sehingga pesawat yang meluncurkan bisa tetap berada di zona aman lebih lama. Raytheon berencana melakukan tes tambahan sepanjang tahun 2025 untuk menyempurnakan varian ini. Dengan kemajuan teknologi ini, di masa depan, sistem senjata seperti StormBreaker bisa meningkatkan efektivitas operasi militer sekaligus mengurangi risiko bagi para pilot dan personel di lapangan.

Analisis Ahli

Sam Deneke
Pengembangan ini menandai era baru senjata komposit yang fleksibel dan memungkinkan strategi tempur yang lebih dinamis dan aman bagi operator.
Analis Militer Independen
Kemampuan StormBreaker untuk berfungsi di area GPS-contested dan dalam berbagai kondisi cuaca adalah terobosan yang penting, namun harus diimbangi dengan pengujian operasional berkelanjutan untuk memastikan efektivitas di lapangan.