Terobosan Bedah Robotik Ganda Angkat Tumor Tenggorokan Tanpa Kehilangan Suara
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
21 Agt 2025
3 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Penggunaan dua sistem robotik dalam satu prosedur bedah adalah terobosan yang signifikan dalam bidang medis.
Preservasi fungsi berbicara dan menelan pasien adalah prioritas utama dalam bedah kanker tenggorokan.
Inovasi dalam teknologi robotik dapat memperbaiki hasil dan mengurangi kelelahan bagi ahli bedah.
Para dokter di Australia berhasil melakukan operasi pertama di dunia yang menggunakan dua sistem robotik canggih secara bersamaan untuk mengangkat tumor di tenggorokan. Prosedur ini dilakukan di St Vincent’s Hospital, Sydney, dan melibatkan dua robot utama, yaitu robot da Vinci dan sistem Symani.
Robot da Vinci digunakan untuk mengangkat tumor secara minimal invasif dengan presisi tinggi, sehingga bagian penting dari tenggorokan seperti lidah, rahang, dan kotak suara tetap terjaga. Ini sangat penting agar pasien bisa tetap berbicara dan menelan seperti biasa.
Setelah tumor diangkat, seorang ahli bedah rekonstruksi menggunakan sistem Symani untuk melakukan perbaikan mikroskopis di area tersebut. Robot ini mampu membantu dalam operasi yang sangat halus dengan menyambungkan pembuluh darah berukuran sangat kecil dari jaringan yang diambil dari paha pasien.
Penggabungan kedua robot ini memungkinkan operasi yang lebih kompleks dan presisi, serta mengurangi kelelahan dan getaran tangan dokter selama proses yang panjang dan rumit. Sistem ini memperluas kemungkinan teknik bedah yang aman dengan hasil terbaik bagi pasien.
Keberhasilan operasi ini membuka peluang bagi rumah sakit dan dokter di seluruh dunia untuk mengadopsi teknologi serupa dalam menangani kasus kanker dan rekonstruksi. Integrasi robotik ganda ini diprediksi akan menjadi standar baru dalam operasi yang memerlukan ketelitian tinggi dan pelestarian fungsi tubuh.
Analisis Ahli
Professor Ben Dixon
Kolaborasi robotik ini menunjukkan bagaimana teknologi dapat mendorong batasan medis dan meningkatkan kualitas hidup pasien.Ed Morrison
Penggunaan sistem Symani dalam mikrosurgery memungkinkan tindakan yang sebelumnya sangat sulit, membuka peluang baru dalam bedah rekonstruktif.
