Polymarket Tawarkan Imbal Hasil 4% di Tengah Tekanan Volume Kalshi
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
25 Sep 2025
197 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Polymarket menawarkan penghargaan untuk menarik peserta pasar prediksi jangka panjang.
Kalshi telah berhasil mencapai volume perdagangan yang lebih tinggi, menunjukkan strategi yang berbeda dari Polymarket.
Regulasi menjadi faktor penting bagi kedua platform dalam pertumbuhan dan operasional mereka.
Polymarket baru-baru ini meluncurkan skema insentif yang menawarkan imbal hasil tahunan sebesar 4% kepada para bettor yang menempatkan posisi panjang di sejumlah pasar prediksi politik dan geopolitik penting. Program ini bertujuan menjaga akurasi harga jangka panjang dengan membayar hadiah setiap hari, dan saat ini dana tersebut berasal dari Polymarket Treasury.
Sementara Polymarket fokus pada posisi bertahan jangka panjang, rivalnya Kalshi terus memimpin dalam volume perdagangan mingguan. Data dari Dune Analytics menunjukkan bahwa Kalshi mendominasi 62% volume pasar prediksi dengan lebih dari 500 juta dolar AS dalam perdagangan dan 189 juta dolar AS dalam open interest, dibandingkan dengan Polymarket yang mencatat 430 juta dolar AS dan 164 juta dolar AS dalam open interest.
Kalshi beroperasi sebagai bursa yang disetujui CFTC dan memusatkan pada aktivitas trading aktif dengan turnover cepat, sedangkan Polymarket yang berbasis blockchain awalnya melayani pasar internasional dan kini mulai memperluas operasi di AS setelah mengakuisisi QCX dan menerima izin resmi dari CFTC awal September lalu.
Meskipun Polymarket sudah diizinkan kembali beroperasi di AS, Kalshi menghadapi tantangan hukum setelah dituntut oleh Jaksa Agung Massachusetts karena tuduhan menjalankan taruhan olahraga tanpa lisensi melalui pasar event mereka. Kasus ini menjadi sorotan karena 70–75% taruhan Kalshi berasal dari pasar olahraga yang seharusnya diawasi ketat.
Persaingan antara keduanya menggambarkan masa depan pasar prediksi yang kompleks, dengan Polymarket mengandalkan loyalitas pengguna melalui yield dan kepatuhan regulasi, sementara Kalshi harus menghadapi risiko hukum di tengah dominasi volume tinggi. Ke depan, keputusan regulasi dan adaptasi bisnis akan sangat menentukan peta persaingan ini.
Analisis Ahli
Nouriel Roubini
Jika Kalshi gagal menyesuaikan diri dengan regulasi negara bagian, mereka bisa kehilangan pangsa pasar yang sangat besar, memungkinkan pemain lain seperti Polymarket mengambil alih posisi tersebut.Caitlin Long
Pendekatan Polymarket yang menggunakan blockchain dan menawarkan imbal hasil menarik merupakan langkah inovatif, tetapi keberlangsungan jangka panjang akan bergantung pada adaptasi regulasi yang stabil.