Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengapa Saham Amazon Turun Meski Investasi AI Mencapai 100 Miliar Dolar?

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
24 Sep 2025
111 dibaca
2 menit
Mengapa Saham Amazon Turun Meski Investasi AI Mencapai 100 Miliar Dolar?

AI summary

Pertumbuhan penjualan Amazon tetap konsisten, tetapi tidak memenuhi ekspektasi investor terkait investasi di kecerdasan buatan.
Saham Amazon saat ini diperdagangkan dengan rasio harga terhadap keuntungan yang lebih rendah dari rata-rata historisnya.
Investor perlu memperhatikan peluang dan risiko yang ada sebelum berinvestasi di saham Amazon, terutama di tengah persaingan dari perusahaan teknologi lainnya.
Amazon mencatat kenaikan penjualan sebesar 13% di kuartal terakhir, angka yang sejalan dengan tren pertumbuhan tahun-tahun sebelumnya. Meskipun pertumbuhan ini positif, investor mengharapkan lonjakan yang lebih besar karena Amazon menginvestasikan hingga 100 miliar dolar AS untuk pengembangan kecerdasan buatan.Namun, panduan terbaru perusahaan menunjukkan bahwa pendapatan operasional diperkirakan berada di bawah ekspektasi analis, yang menimbulkan kekhawatiran apakah investasi besar Amazon di bidang AI sudah mulai membuahkan hasil. Hal ini membuat saham Amazon kurang menarik di mata investor yang mengincar pertumbuhan cepat.Di sisi lain, beberapa perusahaan lain yang berhubungan dengan AI, seperti Palantir dan Seagate, mengalami lonjakan saham yang sangat signifikan tahun ini, menarik perhatian dan dana investasi yang besar. Hal ini memperparah sentimen negatif terhadap saham Amazon.Amazon kini diperdagangkan pada rasio harga terhadap laba sekitar 35, jauh di bawah rata-rata historisnya yang bisa mencapai 50 hingga 60 kali laba. Namun, perusahaan tetap memiliki potensi besar karena penerapan AI dapat meningkatkan efisiensi operasional dan pengalaman pelanggan dalam jangka panjang.Meskipun tidak masuk daftar rekomendasi '10 saham terbaik' terbaru dari The Motley Fool, pemegang saham jangka panjang mungkin melihat kondisi saham Amazon saat ini sebagai peluang untuk membeli dengan harga yang relatif murah, mengingat reputasi dan kapasitas inovasi perusahaan.

Experts Analysis

David Jagielski
Amazon mungkin menghadapi tekanan jangka pendek karena ekspektasi pasar yang tinggi terhadap investasi AI, tetapi perusahaan tersebut memiliki kemampuan untuk menghasilkan nilai jangka panjang yang signifikan bagi para pemegang saham.
Editorial Note
Meskipun Amazon tidak menunjukkan lonjakan pertumbuhan yang diharapkan dari investasi AI-nya saat ini, strateginya yang terukur dan diversifikasi bisnis membuatnya tetap menjadi pilihan yang solid bagi investor jangka panjang. Keterlambatan manfaat dari AI bukan berarti kegagalan, melainkan tanda bahwa hasil investasi teknologi besar sering membutuhkan waktu untuk terlihat.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.