Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengapa Saham Amazon Akan Tumbuh Pesat Hingga 2030 Meski AI Saingan Lebih Cepat

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (7mo ago) investment-and-capital-markets (7mo ago)
10 Agt 2025
288 dibaca
1 menit
Mengapa Saham Amazon Akan Tumbuh Pesat Hingga 2030 Meski AI Saingan Lebih Cepat

Rangkuman 15 Detik

Amazon memiliki potensi pertumbuhan yang besar di sektor komputasi awan dan e-commerce.
Hubungan strategis dengan start-up AI seperti Anthropic dapat memperkuat posisi AWS di pasar.
Valuasi Amazon yang lebih murah dibandingkan Nvidia dan Palantir memberikan peluang bagi investor untuk mendapatkan keuntungan.
Amazon telah mengalami penurunan saham sebesar 10% dibandingkan dengan beberapa pemain AI besar seperti Nvidia dan Palantir yang sedang naik daun. Meski AWS melaporkan pertumbuhan pendapatan sebesar 17,5%, ini lebih lambat dibandingkan Microsoft Azure yang tumbuh 34% karena kemitraannya dengan OpenAI. AWS tetap menjadi pemimpin pasar cloud saat ini dan memiliki hubungan besar dengan Anthropic, startup AI kedua terbesar yang menghabiskan miliaran dolar di AWS untuk layanan cloud, sehingga diharapkan mendongkrak pendapatan Amazon ke depan. Fokus Amazon tidak hanya di cloud saja, tapi juga e-commerce dan layanan Prime yang masih tumbuh dengan kuat di Amerika Utara dan pasar internasional. Bagian iklan juga mendukung ekspansi margin dan akan membantu meningkatkan keuntungan perusahaan. Amazon berinvestasi dalam pengembangan chip Trainium untuk mengurangi ketergantungan pada Nvidia. Hal ini dapat menghemat biaya dan memperkuat posisi kompetitif Amazon dalam industri teknologi dan AI. Valuasi Amazon yang lebih rendah dibanding perusahaan AI lain membuatnya menjadi investasi yang menarik. Diprediksi Amazon akan tumbuh menjadi perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar pada tahun 2030, mengungguli gabungan nilai pasar Nvidia dan Palantir.

Analisis Ahli

Brett Schafer
Amazon berada pada posisi unik untuk memanfaatkan gelombang AI dan e-commerce, meskipun ada tantangan pertumbuhan di AWS dibandingkan Microsoft, potensi jangka panjang sangat kuat dengan margin yang membaik dan inovasi teknologi internal.