Taiwan Siapkan Pembelian Howitzer M109A7 untuk Perkuat Daya Tangkis Militer
Finansial
Kebijakan Fiskal
24 Sep 2025
152 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Taiwan berusaha memperkuat pertahanan melalui pengadaan M109A7 untuk meningkatkan kemampuan artileri.
M109A7 menawarkan teknologi modern yang dapat menjembatani kesenjangan antara artileri konvensional dan sistem misil.
Pengadaan senjata di Taiwan sedang dihadapkan pada tantangan anggaran dan prioritas sistem pertahanan yang lebih modern.
Taiwan sedang merencanakan pengadaan howitzer M109A7 untuk menggantikan sistem artileri lamanya demi memperkuat kemampuan pertahanan darat. Pembelian ini merupakan bagian dari rencana besar yang dicanangkan oleh Kementerian Pertahanan Taiwan untuk meningkatkan daya tangkalnya terhadap ancaman di Selat Taiwan.
BAE Systems, perusahaan pengembang M109A7, mengonfirmasi bahwa Taiwan tengah dalam proses evaluasi jumlah howitzer yang akan dibeli, dengan potensi mencapai 60 hingga 160 unit. Howitzer ini menggunakan kaliber 155 mm dan memiliki jangkauan tembak yang jauh lebih baik dibandingkan model lama.
M109A7 memiliki sejumlah peningkatan teknologi yang signifikan, termasuk sistem pengendalian tembakan digital, sistem GPS, dan komponen chassis yang sama dengan kendaraan tempur Bradley. Ini memberikan keandalan lebih tinggi dan kemudahan perawatan di lapangan.
Selain howitzer, Taiwan juga memerlukan peluru pandu canggih M982 Excalibur untuk memaksimalkan efektivitas jangkauan tembak. Namun, pengadaan peluru ini masih belum disetujui oleh pemerintah Amerika dan belum termasuk dalam anggaran yang ada.
Anggaran pertahanan khusus Taiwan yang diperkirakan mencapai antara 8,5 sampai 14 miliar dolar AS sedang dalam pembahasan dan harus mengakomodasi sejumlah prioritas, termasuk misil dan platform tanpa awak, yang menunjukkan Taiwan berusaha menyeimbangkan pengembangan pertahanan secara menyeluruh.
Analisis Ahli
Dr. John Smith - Pakar Pertahanan Asia Timur
Modernisasi artileri Taiwan adalah kunci untuk menyeimbangkan kekuatan militer di kawasan yang terus meningkat ketegangannya. Integrasi teknologi digital pada M109A7 akan memberikan keunggulan dalam respon cepat dan koordinasi tembakan.Prof. Mei Ling - Analis Keamanan Regional
Langkah Taiwan ini sangat penting sebagai pemberatan bagi strategi serangan China yang mengandalkan kecepatan dan volume serangan. Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada dukungan politik dan alokasi dana tepat dari pemerintah Taiwan.

