Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Morgan Stanley Siapkan Perdagangan Crypto Terbesar Untuk Klien E-Trade Di 2026

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
23 Sep 2025
1155 dibaca
2 menit
Morgan Stanley Siapkan Perdagangan Crypto Terbesar Untuk Klien E-Trade Di 2026

TLDR

Morgan Stanley akan meluncurkan layanan perdagangan cryptocurrency melalui E-Trade pada tahun 2026.
Perusahaan ini bekerja sama dengan Zerohash untuk mendukung likuiditas, penyimpanan, dan penyelesaian transaksi.
Inisiatif ini menandai langkah besar bagi bank tradisional untuk memasuki pasar aset digital.
Morgan Stanley berencana meluncurkan layanan perdagangan cryptocurrency untuk klien E-Trade pada paruh pertama tahun 2026. Layanan ini akan mencakup perdagangan spot tiga aset kripto terbesar yaitu Bitcoin, Ether, dan Solana. Langkah ini menjadikan Morgan Stanley sebagai salah satu bank besar AS pertama yang mengadopsi perdagangan aset digital secara langsung, sesuai tren pertumbuhan permintaan digital assets.Untuk menyediakan layanan tersebut, Morgan Stanley bekerja sama dengan Zerohash, penyedia infrastruktur kripto terkemuka yang akan mendukung likuiditas, kustodi, dan penyelesaian transaksi. Kolaborasi ini menghadirkan platform yang memenuhi standar regulasi, memungkinkan bank menghilangkan peran pihak ketiga dan memberikan kepemilikan langsung kepada klien atas aset kriptonya.Selain perdagangan, Morgan Stanley juga mengembangkan dompet digital yang memungkinkan klien mengelola aset digital mereka berdampingan dengan portofolio tradisional. Bank ini berencana menyediakan kerangka kerja alokasi aset digital yang disesuaikan dengan toleransi risiko dan tujuan investasi tiap klien, sehingga investasi di kripto menjadi bagian dari strategi manajemen kekayaan yang lebih luas.Langkah Morgan Stanley mengikuti jejak beberapa bank dan perusahaan keuangan lain seperti JPMorgan yang bermitra dengan Coinbase, serta Charles Schwab dan PNC Bank yang juga mengembangkan layanan aset digital. Innovasi ini menunjukkan gelombang baru di sektor perbankan AS yang semakin terbuka terhadap teknologi blockchain dan mata uang digital, termasuk stablecoin.Secara global, hal serupa juga terjadi di Eropa, misalnya di Jerman, dengan Sparkassen-Finanzgruppe yang berniat menyediakan layanan trading bitcoin dan ether bagi jutaan pelanggan. Secara keseluruhan, tren ini memperlihatkan pergeseran penting di industri keuangan menuju integrasi antara ekosistem keuangan tradisional dan digital.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.