Waspadai Aplikasi Populer Berbasis Intelijen Militer Israel yang Intai Data Kamu
Teknologi
Keamanan Siber
23 Sep 2025
209 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Banyak aplikasi populer memiliki hubungan dengan militer Israel.
Ada potensi penyalahgunaan data pribadi pengguna oleh aplikasi yang dibuat oleh mantan intelijen.
Pengguna disarankan untuk berhati-hati dan memeriksa latar belakang pengembang aplikasi.
Banyak pengguna ponsel Android dan iPhone tidak menyadari bahwa beberapa aplikasi yang mereka gunakan ternyata dibuat oleh mantan anggota unit siber militer Israel. Unit intelijen ini termasuk Unit 8200 dan Mamram, yang dikenal sebagai pusat pengembangan teknologi militer dan perang siber.
Contoh aplikasi populer yang disebutkan antara lain Waze dan Moovit yang banyak digunakan di Indonesia. Selain itu, ada juga aplikasi lain seperti Supersonic, ZipoApps, dan Bazaart yang dikembangkan oleh orang-orang yang pernah bertugas di militer Israel.
Masalah utama dari aplikasi-aplikasi ini adalah dugaan praktik pengumpulan data pengguna secara agresif, memasang iklan berlebihan, dan bahkan memasang alat pengintaian di perangkat tanpa izin. Beberapa aplikasi bahkan mengalami perubahan kebijakan privasi yang tidak transparan.
Meski mendapat kritik terkait praktik pengumpulan data, aplikasi ini tetap populer dan terus mengalami lonjakan unduhan. Hal ini didukung oleh pengeluaran iklan yang besar dan kerja sama dengan perusahaan teknologi besar seperti Google dan Facebook.
Untuk melindungi diri, pengguna disarankan untuk selalu memeriksa nama pengembang di toko aplikasi, mencari informasi tentang perusahaan atau pengembang di platform seperti LinkedIn, dan memilih aplikasi yang memiliki reputasi aman dan etis dalam mengelola data pribadi.
Analisis Ahli
Bruce Schneier
Penggunaan aplikasi oleh kelompok militer atau intelijen adalah risiko nyata yang dapat mengancam privasi dan keamanan data pengguna jika tidak diawasi secara ketat.Mikko Hypponen
Sebagai ahli keamanan siber, saya menilai tindakan pengumpulan data agresif tanpa transparansi harus menjadi perhatian serius regulator dan pengguna di seluruh dunia.
