X Masih Berjuang Naikkan Pendapatan Meski Ada Dukungan Politik
Bisnis
Marketing
23 Sep 2025
253 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
X masih berjuang untuk meningkatkan pendapatan iklan meskipun ada beberapa harapan awal.
Merger dengan xAI diharapkan dapat membantu X dalam hal pendanaan dan data.
Keberhasilan X dalam menarik kembali pengiklan akan sangat tergantung pada kepercayaan dan pertumbuhan pengguna di platformnya.
X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, mengalami tantangan besar dalam meningkatkan pendapatan meskipun ada peningkatan minat setelah pemilihan presiden AS tahun lalu. Pada awal 2025, pendapatan iklan sempat naik, namun momentum itu tidak bertahan lama hingga kuartal kedua pendapatan malah turun.
Pendapatan kuartal kedua tahun 2025 mencapai sekitar 707 juta dolar AS, turun 2,2% dibanding tiga bulan sebelumnya, walaupun naik 20% jika dibandingkan tahun 2024. Secara total, pendapatan X diperkirakan mencapai 2,9 miliar dolar AS di 2025, lebih rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya sebelum Musk mengambil alih.
Berbagai inisiatif, seperti layanan berlangganan X Premium yang mengumpulkan sekitar 200 juta dolar AS per tahun, belum berhasil menjadikannya sumber pendapatan utama. Proyek pembayaran dalam aplikasi bernama X Money juga masih tertunda karena masalah regulasi di beberapa negara bagian AS.
Untuk menjaga kestabilan finansial, X menggabungkan kekuatan dengan perusahaan AI milik Elon Musk, yaitu xAI. xAI diprediksi akan meraih pendapatan hingga 500 juta dolar AS pada 2025 dan meningkat menjadi 2 miliar dolar AS pada 2026, membantu menutupi kebutuhan dana jika pendapatan dari X tidak mencukupi.
Namun, tantangan utama masih ada pada kemampuan X untuk menarik kembali pengiklan dan mengatasi penurunan pengguna yang disebabkan oleh kompetitor seperti Threads. Jika iklan dan xAI tidak berhasil memberikan hasil yang diharapkan, masa depan X masih penuh ketidakpastian.
Analisis Ahli
Mary Meeker
Transformasi digital platform sosial memerlukan keseimbangan antara monetisasi iklan dan pengalaman pengguna, dan X saat ini belum berhasil di titik tersebut.Ben Thompson
Inovasi seperti AI dan pembayaran dalam aplikasi menarik, tapi bila tak ada penggunanya, nilai platform akan sulit bertahan.